Ketika dihadapkan pada dua pilihan investasi, mana yang akan Anda pilih? Investasi dengan peluang keuntungan 20% tetapi kerugian 50%, atau investasi dengan ekspektasi keuntungan 10% dengan risiko kerugian 5%. Anda dapat memilih opsi pertama, tetapi ketika menggunakan alat analisis bernama RR, Anda akan menemukan bahwa itu mungkin bukan pilihan terbaik.
Dari contoh nyata: Mengapa RR penting untuk pengembalian Anda
Katakanlah Anda sedang menganalisis saham BTS Group Holdings Public Company Limited, harga penutupannya adalah 7,45 baht per saham. Anda memprediksi bahwa harga akan naik menjadi 10,50 baht, tetapi tetapkan stop loss Anda pada 4,50 baht. Pengembalian akan sekitar 1,03 kali lebih tinggi dari risiko.
Tapi mari kita bandingkan dengan dua jenis investasi: investasi pertama mengharapkan keuntungan 20% tetapi risiko kerugian 50% (RR = 0,4), sedangkan investasi kedua mengharapkan keuntungan 10% dengan risiko kerugian 5% (RR = 2). Investasi pertama terlihat lebih baik, tetapi jika Anda menggunakan RR sebagai ukuran, Anda dapat melihat bahwa investasi kedua jauh lebih berharga. Inilah sebabnya mengapa trader profesional memprioritaskan alat ini.
RR adalah rasio yang mengubah cara berpikir investor profesional.
Apa sebenarnya RR itu? Rasio Imbalan Risiko (RR) adalah perbandingan antara imbalan yang Anda harapkan dan jumlah yang bersedia Anda pertaruhkan (Risiko).
RR yang lebih tinggi berarti investasi lebih berharga karena Anda akan mendapatkan pengembalian yang lebih tinggi dari jumlah yang Anda risikokan. Namun, RR hanya alat ukur, bukan konsultan pengambilan keputusan, karena harus dikombinasikan dengan faktor investasi lainnya.
Menggunakan RR dalam Penilaian Nilai Aktual
Seberapa efektif manajemen risiko tergantung pada seberapa baik Anda menggunakan RR. Saat Anda menetapkan stop loss berdasarkan tingkat toleransi risiko Anda sendiri, RR akan membantu Anda melihat apakah investasi tersebut sepadan. Jika Anda bersedia mempertaruhkan 50% dari investasi Anda dan berinvestasi pada aset dengan RR = 2.0, itu berarti jika Anda berhasil berinvestasi, Anda akan mendapat untung 100%, sedangkan risiko maksimum hanya 50%.
Perhitungan RR Dasar dan Lanjutan
Rumus utama untuk menghitung RR adalah sebagai berikut:
RR = (Harga Target – Harga Masuk) / (Harga Masuk – Harga Stop Loss)
Harga Target: Harga di mana Anda mengharapkan aset untuk mencapai.
Harga Masuk: Titik masuk posisi Anda
Harga Stop Loss: Titik di mana Anda memutuskan untuk pergi untuk mengurangi kerugian.
Contoh Perhitungan RR Bertahap
Gunakan BTS seharga 7,45 baht, target harga 10,50 baht, stop loss 4,50 baht:
Dari rumus RR = (Harga Target - Harga Masuk) / (Harga Masuk - Harga Stop Loss)
Hasilnya memberi tahu kita bahwa ketika investasi berhasil, Pengembalian akan 1,03 kali lebih besar dari risikonya.
Perbedaan antara RR dan opt-in
RR = 1:1 Menunjukkan bahwa imbalan dan risiko sama. Cocok untuk investor konservatif, tetapi tidak mendapat keuntungan tinggi.
RR > 1 Trader profesional biasanya memilih RR = 1,5 hingga 3 atau lebih.
RR > 2 atau lebih tinggi Ini dianggap sebagai investasi terbaik karena jelas akan lebih besar daripada risikonya. Tetapi Anda juga perlu mempertimbangkan apakah target harga yang ditetapkan realistis atau tidak.
Hubungan Tersembunyi Antara RR dan Tingkat Kemenangan
RR dan Tingkat Kemenangan Ada hubungan yang berlawanan. Jika Anda menginginkan RR yang tinggi, Win Rate akan lebih rendah, dan sebaliknya.
Contoh perhitungan: RR = 3:1 dengan Win Rate = 25%
Katakanlah 100 perdagangan, dengan 25 kemenangan dan 75 kekalahan:
Tabel ini menunjukkan bahwa semakin tinggi RR, semakin rendah Win Rate minimum yang diperlukan, memungkinkan investor dengan Win Rate rendah untuk tetap menghasilkan keuntungan.
Jenis investor apa yang Anda pilih RR yang tepat?
Investor Konservatif
Sangat cocok untuk RR = 1:1 hingga 1,5:1 karena ingin mengurangi risiko.
Investor Moderat
RR = 2:1 hingga 3:1 harus dipilih karena memiliki toleransi risiko sedang dan membutuhkan pengembalian yang konsisten.
Investor Agresif
Terbang dengan RR > 3:1 atau lebih tinggi karena sistem perdagangannya yang akurat, tingkat kemenangan yang tinggi, dan kemauan mengambil risiko untuk mencapai pengembalian yang tinggi.
Penting: RR hanyalah salah satu indikator, bukan satu-satunya keputusan. Itu juga harus dipertimbangkan dengan Tingkat Kemenangan dasar bisnis. Volatilitas pasar dan strategi investasi pribadi Anda
Penilaian Risiko: Investasi Multidimensi
Selain RR, investor perlu memahami jenis risiko lainnya. Dengan:
Risiko Likuiditas - Masalah dengan tidak dapat menjual aset pada waktu yang diperlukan
Risiko Korelasi - Saat beberapa aset bergerak ke arah yang sama. Hal ini membuat diversifikasi tidak efektif.
Risiko Mata Uang - Nilai investasi menurun ketika nilai mata uang berubah.
Risiko Suku Bunga - Perubahan suku bunga dapat berdampak negatif pada imbal hasil obligasi atau aset lainnya.
Risiko Inflasi - Nilai uang yang sebenarnya menurun seiring dengan perekonomian.
Risiko Politik - Peristiwa politik memengaruhi nilai aset.
Analisis RR Profesional: Cara Memilih yang Tepat
Ketika RR = 1:1
Jika Anda menganalisisnya untuk waktu yang lama, sistem ini harus memiliki tingkat kemenangan 50% atau lebih agar menguntungkan. Memilih RR = 1:1 harus baik pada Win Rate yang tinggi.
Ketika RR = 1,5:1 hingga 2:1
Level ini dianggap baik untuk sebagian besar investor, dan tingkat kemenangan 33-40% dapat menghasilkan keuntungan yang berkelanjutan. Ini adalah keseimbangan antara kerugian dan pengembalian.
RR > 2:1
Ini adalah pilihan yang baik bagi investor dengan sistem perdagangan yang terbukti. Bahkan tingkat kemenangan yang rendah (turun 25%) masih menguntungkan secara konsisten. Tetapi itu membutuhkan kesabaran dan perencanaan yang matang.
Kesimpulan: RR adalah pintu gerbang menuju investasi cerdas.
RRIS Rasio yang menunjukkan seberapa berharga investasi atau strategi perdagangan. Ini menjawab pertanyaan penting: “Berapa banyak uang yang berisiko hilang yang akan dikembalikan?”
RR yang tinggi (2:1 atau lebih tinggi) menunjukkan bahwa investasi atau strategi tersebut sangat berharga. RR yang rendah berarti lebih banyak risiko daripada imbalan. Oleh karena itu, perlu memiliki tingkat kemenangan yang lebih tinggi untuk mencapai laba bersih.
Investor dan trader profesional menghargai RR sebagai salah satu pengambil keputusan pertama karena mudah dihitung dan memberikan informasi yang jelas tentang nilainya. Namun, RR hanyalah salah satu alat yang harus digunakan bersama dengan metrik lain seperti Tingkat Kemenangan dasar bisnis. Volatilitas pasar dan sistem pengelolaan uang pribadi untuk membuat keputusan investasi yang lebih bijaksana dan sistematis.
Lihat Asli
Halaman ini mungkin berisi konten pihak ketiga, yang disediakan untuk tujuan informasi saja (bukan pernyataan/jaminan) dan tidak boleh dianggap sebagai dukungan terhadap pandangannya oleh Gate, atau sebagai nasihat keuangan atau profesional. Lihat Penafian untuk detailnya.
rr adalah hal yang perlu diketahui untuk pengambilan keputusan investasi yang cerdas
Ketika dihadapkan pada dua pilihan investasi, mana yang akan Anda pilih? Investasi dengan peluang keuntungan 20% tetapi kerugian 50%, atau investasi dengan ekspektasi keuntungan 10% dengan risiko kerugian 5%. Anda dapat memilih opsi pertama, tetapi ketika menggunakan alat analisis bernama RR, Anda akan menemukan bahwa itu mungkin bukan pilihan terbaik.
Dari contoh nyata: Mengapa RR penting untuk pengembalian Anda
Katakanlah Anda sedang menganalisis saham BTS Group Holdings Public Company Limited, harga penutupannya adalah 7,45 baht per saham. Anda memprediksi bahwa harga akan naik menjadi 10,50 baht, tetapi tetapkan stop loss Anda pada 4,50 baht. Pengembalian akan sekitar 1,03 kali lebih tinggi dari risiko.
Tapi mari kita bandingkan dengan dua jenis investasi: investasi pertama mengharapkan keuntungan 20% tetapi risiko kerugian 50% (RR = 0,4), sedangkan investasi kedua mengharapkan keuntungan 10% dengan risiko kerugian 5% (RR = 2). Investasi pertama terlihat lebih baik, tetapi jika Anda menggunakan RR sebagai ukuran, Anda dapat melihat bahwa investasi kedua jauh lebih berharga. Inilah sebabnya mengapa trader profesional memprioritaskan alat ini.
RR adalah rasio yang mengubah cara berpikir investor profesional.
Apa sebenarnya RR itu? Rasio Imbalan Risiko (RR) adalah perbandingan antara imbalan yang Anda harapkan dan jumlah yang bersedia Anda pertaruhkan (Risiko).
RR yang lebih tinggi berarti investasi lebih berharga karena Anda akan mendapatkan pengembalian yang lebih tinggi dari jumlah yang Anda risikokan. Namun, RR hanya alat ukur, bukan konsultan pengambilan keputusan, karena harus dikombinasikan dengan faktor investasi lainnya.
Menggunakan RR dalam Penilaian Nilai Aktual
Seberapa efektif manajemen risiko tergantung pada seberapa baik Anda menggunakan RR. Saat Anda menetapkan stop loss berdasarkan tingkat toleransi risiko Anda sendiri, RR akan membantu Anda melihat apakah investasi tersebut sepadan. Jika Anda bersedia mempertaruhkan 50% dari investasi Anda dan berinvestasi pada aset dengan RR = 2.0, itu berarti jika Anda berhasil berinvestasi, Anda akan mendapat untung 100%, sedangkan risiko maksimum hanya 50%.
Perhitungan RR Dasar dan Lanjutan
Rumus utama untuk menghitung RR adalah sebagai berikut:
RR = (Harga Target – Harga Masuk) / (Harga Masuk – Harga Stop Loss)
Contoh Perhitungan RR Bertahap
Gunakan BTS seharga 7,45 baht, target harga 10,50 baht, stop loss 4,50 baht:
Dari rumus RR = (Harga Target - Harga Masuk) / (Harga Masuk - Harga Stop Loss)
RR = (10.50 – 7.45) / (7.45 – 4.50) RR = 3,05 / 2,95 RR ≈ 1.03
Hasilnya memberi tahu kita bahwa ketika investasi berhasil, Pengembalian akan 1,03 kali lebih besar dari risikonya.
Perbedaan antara RR dan opt-in
RR = 1:1 Menunjukkan bahwa imbalan dan risiko sama. Cocok untuk investor konservatif, tetapi tidak mendapat keuntungan tinggi.
RR > 1 Trader profesional biasanya memilih RR = 1,5 hingga 3 atau lebih.
RR > 2 atau lebih tinggi Ini dianggap sebagai investasi terbaik karena jelas akan lebih besar daripada risikonya. Tetapi Anda juga perlu mempertimbangkan apakah target harga yang ditetapkan realistis atau tidak.
Hubungan Tersembunyi Antara RR dan Tingkat Kemenangan
RR dan Tingkat Kemenangan Ada hubungan yang berlawanan. Jika Anda menginginkan RR yang tinggi, Win Rate akan lebih rendah, dan sebaliknya.
Contoh perhitungan: RR = 3:1 dengan Win Rate = 25%
Katakanlah 100 perdagangan, dengan 25 kemenangan dan 75 kekalahan:
Oleh karena itu, untuk mendapatkan keuntungan nyata, Anda harus memiliki Win Rate 26% atau lebih.
Tabel menunjukkan hubungan antara RR dan Win Rate minimum.
RR (Rasio) | Tingkat Kemenangan Minimum | |—|—|—| | 0.2 : 1 | 1 / (1 + 0.2) | 83.34% | | 0.5 : 1 | 1 / (1 + 0.5) | 66.67% | | 1 : 1 | 1 / (1 + 1) | 50.00% | | 1.5 : 1 | 1 / (1 + 1.5) | 40.00% | | 2 : 1 | 1 / (1 + 2) | 33,34% | | 3 : 1 | 1 / (1 + 3) | 25.00% | | 5 : 1 | 1 / (1 + 5) | 16.67% | | 10 : 1 | 1 / (1 + 10) | 9,10% |
Tabel ini menunjukkan bahwa semakin tinggi RR, semakin rendah Win Rate minimum yang diperlukan, memungkinkan investor dengan Win Rate rendah untuk tetap menghasilkan keuntungan.
Jenis investor apa yang Anda pilih RR yang tepat?
Investor Konservatif Sangat cocok untuk RR = 1:1 hingga 1,5:1 karena ingin mengurangi risiko.
Investor Moderat RR = 2:1 hingga 3:1 harus dipilih karena memiliki toleransi risiko sedang dan membutuhkan pengembalian yang konsisten.
Investor Agresif Terbang dengan RR > 3:1 atau lebih tinggi karena sistem perdagangannya yang akurat, tingkat kemenangan yang tinggi, dan kemauan mengambil risiko untuk mencapai pengembalian yang tinggi.
Penting: RR hanyalah salah satu indikator, bukan satu-satunya keputusan. Itu juga harus dipertimbangkan dengan Tingkat Kemenangan dasar bisnis. Volatilitas pasar dan strategi investasi pribadi Anda
Penilaian Risiko: Investasi Multidimensi
Selain RR, investor perlu memahami jenis risiko lainnya. Dengan:
Risiko Likuiditas - Masalah dengan tidak dapat menjual aset pada waktu yang diperlukan
Risiko Korelasi - Saat beberapa aset bergerak ke arah yang sama. Hal ini membuat diversifikasi tidak efektif.
Risiko Mata Uang - Nilai investasi menurun ketika nilai mata uang berubah.
Risiko Suku Bunga - Perubahan suku bunga dapat berdampak negatif pada imbal hasil obligasi atau aset lainnya.
Risiko Inflasi - Nilai uang yang sebenarnya menurun seiring dengan perekonomian.
Risiko Politik - Peristiwa politik memengaruhi nilai aset.
Analisis RR Profesional: Cara Memilih yang Tepat
Ketika RR = 1:1 Jika Anda menganalisisnya untuk waktu yang lama, sistem ini harus memiliki tingkat kemenangan 50% atau lebih agar menguntungkan. Memilih RR = 1:1 harus baik pada Win Rate yang tinggi.
Ketika RR = 1,5:1 hingga 2:1 Level ini dianggap baik untuk sebagian besar investor, dan tingkat kemenangan 33-40% dapat menghasilkan keuntungan yang berkelanjutan. Ini adalah keseimbangan antara kerugian dan pengembalian.
RR > 2:1 Ini adalah pilihan yang baik bagi investor dengan sistem perdagangan yang terbukti. Bahkan tingkat kemenangan yang rendah (turun 25%) masih menguntungkan secara konsisten. Tetapi itu membutuhkan kesabaran dan perencanaan yang matang.
Kesimpulan: RR adalah pintu gerbang menuju investasi cerdas.
RRIS Rasio yang menunjukkan seberapa berharga investasi atau strategi perdagangan. Ini menjawab pertanyaan penting: “Berapa banyak uang yang berisiko hilang yang akan dikembalikan?”
RR yang tinggi (2:1 atau lebih tinggi) menunjukkan bahwa investasi atau strategi tersebut sangat berharga. RR yang rendah berarti lebih banyak risiko daripada imbalan. Oleh karena itu, perlu memiliki tingkat kemenangan yang lebih tinggi untuk mencapai laba bersih.
Investor dan trader profesional menghargai RR sebagai salah satu pengambil keputusan pertama karena mudah dihitung dan memberikan informasi yang jelas tentang nilainya. Namun, RR hanyalah salah satu alat yang harus digunakan bersama dengan metrik lain seperti Tingkat Kemenangan dasar bisnis. Volatilitas pasar dan sistem pengelolaan uang pribadi untuk membuat keputusan investasi yang lebih bijaksana dan sistematis.