Analisis Mendalam Penyebab Penguatan Yen Jepang: Diversifikasi Kebijakan Bank Sentral dan Badai sempurna dari melemahnya dolar AS

robot
Pembuatan abstrak sedang berlangsung

Pasar valuta asing baru-baru ini mengalami perubahan yang mencolok, dengan tren yen Jepang menunjukkan tanda-tanda pembalikan yang jelas. Perubahan ini bukanlah kebetulan, melainkan hasil dari berbagai faktor yang saling berpengaruh. Penyebab penguatan yen terutama berasal dari kontras besar antara ekspektasi pelonggaran Federal Reserve dan pergeseran hawkish Bank of Japan, serta intervensi kebijakan nilai tukar yang memainkan peran kunci. Memahami faktor-faktor ini sangat penting untuk menangkap arah pasar valuta asing saat ini.

Ekspektasi Penurunan Suku Bunga Federal Reserve Meningkat, Dolar Mengalami Tekanan

Sinyal kelemahan pasar tenaga kerja AS memberikan kejutan tak terduga bagi pasar. Data terbaru menunjukkan kenaikan PPI inti di bawah ekspektasi, membuka ruang kebijakan Federal Reserve untuk menurunkan suku bunga lebih lanjut. Pejabat Fed seperti Waller dan Williams secara aktif menyampaikan sinyal dovish, sehingga ekspektasi pelonggaran kebijakan moneter meningkat pesat.

Berdasarkan data dari alat FedWatch Chicago Mercantile Exchange, peluang pasar untuk Federal Reserve menurunkan suku bunga pada Desember mencapai 87,6%, jauh lebih tinggi dibandingkan peluang tidak menurunkan suku bunga sebesar 12,4%. Ini menunjukkan kepercayaan pasar terhadap pelonggaran kebijakan Fed yang sangat tinggi.

Indeks dolar AS pun mengalami tekanan besar, dengan penurunan sebesar 0,72% minggu lalu. Sementara itu, euro menguat 0,71% terhadap dolar, dan ING memperkirakan pasangan mata uang ini berpotensi menembus 1,17 dalam waktu dekat. Jika risiko geopolitik semakin mereda dan data ekonomi AS tetap lemah, bahkan kemungkinan mencapai 1,18 sebelum akhir tahun.

Sinyal Kenaikan Suku Bunga Bank of Japan yang Jelas, Penyebab Penguatan Yen Ditetapkan

Berbeda dengan kecenderungan penurunan suku bunga Fed, kebijakan Bank of Japan berbalik menjadi faktor utama penguatan yen. Gubernur BOJ Ueda Kazuo secara tegas menyatakan pada 1 Desember bahwa mereka akan mempertimbangkan secara serius manfaat dan risiko kenaikan suku bunga pada bulan Desember, ini adalah sinyal hawkish paling langsung yang pernah dikeluarkan.

Data pasar swap menunjukkan bahwa ekspektasi pasar terhadap kenaikan suku bunga BOJ pada keputusan kebijakan 19 Desember telah meningkat menjadi 62%, dari sekitar 30% dua minggu lalu. Lonjakan ekspektasi ini secara langsung mendorong penguatan yen.

Pernyataan dari Perdana Menteri Jepang, Suga Yoshihide, semakin memperkuat kepercayaan pasar. Pemerintah menyatakan akan memantau ketat fluktuasi nilai tukar dan siap mengambil tindakan “yang diperlukan” di pasar valuta asing. Pernyataan ini memicu kekhawatiran pasar terhadap kemungkinan intervensi dari otoritas Jepang dan secara tidak langsung mencerminkan perhatian kebijakan terhadap penguatan yen.

Analisis Nomura Securities menunjukkan bahwa seiring meningkatnya ekspektasi penurunan suku bunga Fed dan penguatan ekspektasi kenaikan suku bunga BOJ secara bersamaan, pola konsolidasi dolar terhadap yen sedang terganggu. Yen menghadapi perubahan besar, dan ini adalah inti dari alasan penguatan yen.

Breakthrough Teknikal, Momentum Pembalikan Yen Semakin Kuat

Dari sudut pandang teknikal, kekuatan pendukung penguatan yen juga kokoh. USD/JPY mendekati rata-rata 21 hari, dan jika berhasil menembus level ini secara efektif, akan membuka ruang penurunan yang lebih besar. Titik support teknikal berada di sekitar 154 dan 153.

Selain itu, EUR/USD sedang membentuk pola dasar “W”, dengan indikator RSI menunjukkan kekuatan bullish yang masih kuat. Jika menembus resistance di 1,1656, ruang kenaikan akan semakin besar. Support di sisi bawah berada di 1,155 dan 1,149.

Faktor utama yang perlu diperhatikan saat ini meliputi pernyataan lanjutan dari pejabat Jepang, data ekonomi AS, dan perkembangan negosiasi Rusia-Ukraina. Jika ekspektasi kenaikan suku bunga BOJ semakin menguat, USD/JPY akan terus menurun, dan penguatan yen akan semakin terkonfirmasi. Sebaliknya, jika negosiasi gagal atau data inflasi melebihi ekspektasi, momentum penguatan yen mungkin terkendala.

Secara keseluruhan, penguatan yen disebabkan oleh kombinasi faktor: pelonggaran Fed melemahkan dolar, pergeseran hawkish BOJ memberikan dukungan kuat, dan terobosan teknikal mengonfirmasi keberlanjutan tren ini.

Lihat Asli
Halaman ini mungkin berisi konten pihak ketiga, yang disediakan untuk tujuan informasi saja (bukan pernyataan/jaminan) dan tidak boleh dianggap sebagai dukungan terhadap pandangannya oleh Gate, atau sebagai nasihat keuangan atau profesional. Lihat Penafian untuk detailnya.
  • Hadiah
  • Komentar
  • Posting ulang
  • Bagikan
Komentar
0/400
Tidak ada komentar
  • Sematkan

Perdagangkan Kripto Di Mana Saja Kapan Saja
qrCode
Pindai untuk mengunduh aplikasi Gate
Komunitas
Bahasa Indonesia
  • 简体中文
  • English
  • Tiếng Việt
  • 繁體中文
  • Español
  • Русский
  • Français (Afrique)
  • Português (Portugal)
  • Bahasa Indonesia
  • 日本語
  • بالعربية
  • Українська
  • Português (Brasil)