Berinvestasi dalam Yen bukan hanya kebutuhan sementara sebelum berwisata, tetapi juga merupakan pilihan alokasi aset saat nilai TWD melemah. Tapi, bagaimana cara membeli Yen agar biaya terendah? Inilah pertanyaan yang paling membingungkan bagi banyak pemula saat masuk pasar. Hanya dengan salah memilih jalur penukaran mata uang, Anda bisa membayar ratusan dolar Taiwan lebih mahal. Kami telah merangkum empat jalur pembelian terbaru beserta analisis biaya praktis, agar Anda dapat menemukan cara yang paling sesuai.
Gambaran 4 Jalur Pembelian Yen
Banyak orang mengira bahwa cara membeli Yen hanya satu, yaitu pergi ke bank dan menukarkan uang tunai di konter. Tapi sebenarnya, selisih harga saja bisa membuat Anda membayar lebih banyak dari beberapa gelas minuman kekinian. Berikut adalah empat jalur utama yang paling umum di Taiwan saat ini:
1. Penukaran di bank atau bandara dengan uang tunai
Ini adalah metode paling tradisional, membawa uang tunai TWD langsung ke cabang bank atau konter bandara untuk ditukar. Mudah dilakukan, langsung mendapatkan Yen tunai di tempat, tetapi karena menggunakan “kurs jual tunai” (biasanya 1-2% lebih buruk dari kurs spot), biaya totalnya paling tinggi. Disarankan hanya sebagai opsi cadangan.
Contohnya, Bank Taiwan menawarkan kurs jual tunai sekitar 0,206 Yen per TWD (sekitar 4,85 Yen per 1 TWD). Beberapa bank juga mengenakan biaya tetap 100-200 TWD, menambah biaya.
Estimasi biaya (50.000 TWD): Kerugian sekitar 1.500-2.000 TWD
Bank
Kurs jual tunai (Yen/TWD)
Biaya konter
Bank Taiwan
0,2060
Gratis
Mega Bank
0,2062
Gratis
CTBC Bank
0,2065
Gratis
E.SUN Bank
0,2067
100 TWD per transaksi
Fubon Bank
0,2069
100 TWD per transaksi
Taipei Fubon
0,2069
100 TWD per transaksi
Kelebihan: Aman, lengkap nominalnya, ada petugas yang membantu langsung Kekurangan: Kurs paling buruk, jam operasional terbatas (Senin-Jum’at 09:00-15:30), biaya tambahan meningkatkan biaya Cocok untuk: Orang yang tidak terbiasa transaksi online, membutuhkan penukaran kecil mendadak (misalnya di bandara)
2. Penukaran online + penarikan tunai di konter atau ATM valas
Dengan aplikasi bank atau internet banking, konversi TWD ke Yen disimpan di rekening valas dengan kurs jual spot yang lebih menguntungkan (sekitar 1% lebih baik dari kurs jual tunai). Jika perlu uang tunai, bisa diambil di konter bank atau ATM valas, tetapi akan dikenai biaya transaksi tambahan (sekitar 100 TWD).
Keunggulan utama metode ini adalah bisa dilakukan 24 jam, memungkinkan pembelian bertahap untuk rata-rata biaya. Misalnya, saat kurs turun di bawah 4,80, bisa membeli secara bertahap untuk menekan biaya rata-rata.
Estimasi biaya (50.000 TWD): Kerugian sekitar 500-1.000 TWD
Kelebihan: Operasi 24 jam, bisa beli bertahap, kurs lebih baik, cocok untuk investasi rutin Kekurangan: Harus buka rekening valas terlebih dahulu, biaya penarikan tunai di konter ATM valas (sekitar 5-100 TWD per transaksi) Cocok untuk: Pengguna berpengalaman dengan valas, sering pakai rekening valas, juga cocok untuk yang ingin investasi deposito Yen (suku bunga sekitar 1.6% per tahun)
3. Penukaran online + pengambilan di cabang bandara
Tanpa perlu rekening valas, cukup isi formulir di website bank mengenai mata uang, jumlah, cabang pengambilan, dan tanggal. Setelah selesai, bawa ID dan notifikasi transaksi ke konter untuk diambil. Bank Taiwan dan Mega Bank menyediakan layanan ini, dan bisa reservasi pengambilan di bandara.
Bank Taiwan “Easy Purchase” menawarkan penukaran online tanpa biaya (bayar pakai Taiwan Pay hanya 10 TWD), dengan kurs sekitar 0,5% lebih baik dari kurs biasa. Di Bandara Taoyuan, ada 14 cabang Bank Taiwan (2 di antaranya 24 jam), sangat memudahkan wisatawan.
Estimasi biaya (50.000 TWD): Kerugian sekitar 300-800 TWD
Kelebihan: Kurs lebih baik, biaya sering gratis, bisa pilih lokasi bandara, perencanaan matang Kekurangan: Harus reservasi minimal 1-3 hari sebelumnya, waktu pengambilan terbatas jam operasional bank, cabang tidak bisa diubah Cocok untuk: Wisatawan yang terencana, ingin langsung masuk pasar Yen di bandara
4. ATM valas 24 jam untuk penarikan tunai langsung
Menggunakan kartu chip bank untuk tarik tunai Yen di ATM valas, bisa 24 jam dan lintas bank (dengan biaya cross-bank sekitar 5 TWD). Mata uang utama seperti Yen didukung, ada sekitar 200 ATM di seluruh negeri.
Bank Seng Fung menyediakan layanan tarik tunai Yen dari rekening TWD, limit harian 150.000 TWD, tanpa biaya konversi. Tapi, layanan ATM Yen di Jepang sedang diubah, nantinya harus pakai kartu internasional (Mastercard/Cirrus).
Estimasi biaya (50.000 TWD): Kerugian sekitar 800-1.200 TWD
Kelebihan: Fleksibel, langsung, biaya rendah, tidak terbatas jam operasional bank Kekurangan: Nomor ATM dan nominal terbatas (biasanya 1.000/5.000/10.000 Yen), saat puncak uang tunai cepat habis, biaya cross-bank Cocok untuk: Orang yang tidak sempat ke bank, butuh penarikan mendadak
Siapa yang cocok dengan metode mana? Evaluasi biaya dan kenyamanan
Memilih cara beli Yen tergantung anggaran, waktu, dan tujuan penggunaan. Berikut tabel cepatnya:
Metode
Biaya (50.000 TWD)
Kenyamanan
Kecepatan
Situasi terbaik
Tunai di konter
1.500-2.000 TWD
★★
Hari itu juga
Darurat, kebutuhan kecil
Online + ATM
500-1.000 TWD
★★★★
1-2 hari
Jumlah kecil, praktis
Online + bandara
300-800 TWD
★★★
3-5 hari (reservasi)
Perencanaan, jumlah sedang
ATM valas langsung
800-1.200 TWD
★★★★★
Instan
Darurat, malam hari
Saran utama: Untuk anggaran 50-200 juta TWD, kombinasi paling hemat adalah “penukaran online + pengambilan di bandara”; untuk kebutuhan mendadak, ATM valas tercepat; untuk investasi jangka panjang, pakai “penukaran online + deposito valas”.
Apakah saat ini waktu yang tepat untuk masuk pasar Yen? Analisis tren dan timing
Timing pembelian Yen juga penting. Kurs TWD/JPY saat ini berfluktuasi di kisaran 4,8-4,9, sudah menguat sekitar 8-9% dari awal tahun, sehingga keuntungan konversi Yen cukup menarik, terutama di tengah tekanan depresiasi TWD.
Tiga sinyal utama untuk masuk pasar:
1. Bank Sentral Jepang sudah mulai menaikkan suku bunga
Pada Desember, Bank Jepang menaikkan suku bunga ke 0,75% (tertinggi dalam 30 tahun), dan yield obligasi 30 tahun mencapai level tertinggi dalam 17 tahun. Ini menandakan daya tarik Yen sebagai mata uang pembiayaan berkurang, tetapi sifat safe haven justru meningkat. Dalam jangka pendek, mungkin ada tekanan profit-taking (volatilitas 2-5%), tapi secara jangka menengah dan panjang, Yen tetap didukung.
2. Siklus penurunan suku bunga AS sudah dimulai
Perbedaan suku bunga AS-Japan dari puncaknya mulai menyusut. Dengan ekspektasi penurunan suku bunga global, Yen bisa tetap didukung, tetapi juga berisiko melemah saat likuiditas global melimpah.
3. Permintaan safe haven terus meningkat
Ketidakpastian geopolitik (Taiwan, Timur Tengah, dll) mendorong aliran dana safe haven ke Yen. Statistik menunjukkan, kebutuhan konversi Yen di Taiwan meningkat 25% di paruh kedua 2025, didorong pemulihan wisata dan alokasi risiko.
Saran masuk pasar saat ini: Ya, tapi harus bertahap. Jangan langsung seluruhnya, tapi:
Batch pertama: saat target 4,80-4,82, masuk 30%
Batch kedua: sekitar 4,85, masuk 30%
Batch terakhir: sesuai kondisi pasar, 40% lagi
Dengan cara ini, risiko timing terhindar dan tren penguatan Yen bisa diikuti secara bertahap.
Setelah mendapatkan Yen, apa langkah selanjutnya? Pilihan investasi untuk menambah nilai
Membeli Yen hanyalah langkah awal. Setelah punya, menyimpan tanpa bunga terlalu sayang. Berikut empat opsi yang cocok untuk pemula kecil agar aset Yen bisa berkembang:
1. Deposito Yen — Pendapatan stabil
Buka rekening valas di bank seperti E.SUN atau Bank Taiwan, simpan Yen secara online. Minimal 10.000 Yen, bunga tahunan 1,5-1,8%, aman dan cocok untuk konservatif.
Fitur: Risiko nol, bunga bulanan, dana bisa diambil kapan saja
2. Asuransi Yen — Pendapatan menengah
Beli produk asuransi tabungan Yen dari Cathay Life atau Fubon Life, dengan bunga 2-3%, mengunci selama 3-5 tahun. Ada keuntungan pajak dan perlindungan.
Fitur: Perlindungan + keuntungan, bunga tetap, cocok untuk alokasi menengah
3. ETF Yen — Pertumbuhan
Yen ETF seperti Yuanta 00675U mengikuti indeks Yen, bisa dibeli di aplikasi broker sebagai investasi rutin. Dalam beberapa tahun terakhir, suku bunga Jepang naik dan Yen menguat, ETF ini memberi return 8-12% per tahun (data tahunan). Biaya pengelolaan hanya 0,4%, risiko tersebar.
Fitur: Diversifikasi, fleksibel, biaya rendah
4. Trading Forex USD/JPY, EUR/JPY — Trading gelombang
Di platform seperti Mitrade, bisa langsung trading pasangan Yen, cocok untuk menangkap fluktuasi jangka pendek. Keunggulan: tanpa komisi, spread rendah, 24 jam, ada fitur stop-loss, take-profit, sinyal real-time.
Fitur: Leverage tinggi, dua arah, keluar cepat, cocok untuk trader profesional
Peringatan risiko: Yen memang safe haven, tapi tetap berfluktuasi. Jika trading forex atau pakai leverage, harus pasang stop-loss agar tidak kerugian besar.
Pertanyaan umum tentang pembelian Yen
Q. Berapa selisih kurs tunai dan kurs spot?
Kurs tunai (Cash Rate) adalah kurs yang diberikan bank atau money changer untuk transaksi uang fisik (kertas/koin), cocok untuk wisata. Keuntungan: langsung bayar tunai; kekurangan: 1-2% lebih buruk dari kurs spot, ditambah biaya, jadi lebih mahal.
Kurs spot (Spot Rate) adalah kurs di pasar valuta asing yang penyelesaiannya dalam 2 hari kerja (T+2), digunakan untuk transfer elektronik dan transaksi tanpa uang fisik. Kurs ini lebih dekat ke harga pasar internasional, tapi harus menunggu T+2.
Perbedaan nyata: Membayar 400-600 TWD lebih banyak saat beli 50.000 TWD secara tunai dibanding kurs spot online.
Q. Berapa Yen yang didapat dari 10.000 TWD?
Rumus: Yen = TWD × Kurs saat ini (TWD/JPY)
Misalnya, kurs sekitar 4,85, maka 10.000 TWD bisa dapat sekitar 48.500 Yen. Kalau pakai kurs jual spot sekitar 4,87, dapat sekitar 48.700 Yen, selisih sekitar 200 Yen (sekitar 40 TWD).
Q. Apa saja syarat untuk masuk pasar Yen secara online?
Buka rekening valas dengan dokumen:
KTP + paspor (warga Taiwan) atau paspor + izin tinggal (warga asing)
Rekening bank untuk transfer TWD
Nomor ponsel terverifikasi
Isi formulir online untuk reservasi:
Mata uang, jumlah, cabang pengambilan, tanggal
Setelah transaksi selesai, bawa ID dan notifikasi ke cabang untuk diambil.
Jika di bawah 20 tahun, harus didampingi orang tua dan surat persetujuan. Untuk transaksi besar (lebih dari 100.000 TWD), mungkin perlu deklarasi sumber dana.
Q. Berapa batas penarikan ATM valas?
Mulai 2025, batas penarikan ATM valas di bank diubah sesuai regulasi anti penipuan (beberapa rekening digital limitnya turun jadi 10 juta TWD/hari). Berikut batas utama:
Bank
Limit per transaksi
Limit harian
Limit lintas bank
CTBC
120.000 TWD
120.000 TWD
20.000 TWD
Taishin
150.000 TWD
150.000 TWD
20.000 TWD
E.SUN
50.000 TWD
150.000 TWD
Sesuai bank penerbit
Saran: Limit harian biasanya turun jadi 100-150 juta TWD, jika perlu jumlah besar, sebaiknya pecah beberapa transaksi. Pakai kartu bank sendiri untuk hindari biaya cross-bank (5 TWD per transaksi). Di bandara, uang tunai cepat habis, jadi rencanakan sebelumnya.
Q. Setelah tukar Yen, bisa dibawa ke Jepang dan tukar lagi?
Bisa, tapi tidak efisien. Kurs beli Yen di Jepang (misalnya di bank atau bandara) biasanya lebih buruk 3-5% dibandingkan kurs jual bank Taiwan. Lebih baik simpan Yen yang tidak terpakai di Taiwan untuk deposit atau transfer ke rekening Jepang.
Kesimpulan
Cara membeli Yen ada di tangan Anda. Baik untuk wisata, belanja, maupun perlindungan aset, asalkan mengikuti prinsip:
Pilih jalur biaya terendah
Beli secara bertahap
Setelah masuk pasar, jangan diam saja
Dengan begitu, biaya bisa ditekan serendah mungkin dan potensi keuntungan maksimal. Kami menyarankan pemula mulai dari “penukaran online + pengambilan di bandara” atau “penukaran online + ATM valas”, lalu pelajari lebih dalam untuk mengalihkan Yen ke deposito, ETF, atau coba trading forex kecil. Dengan cara ini, perjalanan wisata jadi lebih hemat dan saat pasar global bergejolak, aset Anda tetap terlindungi. Yen bukan lagi sekadar uang saku perjalanan, tetapi juga aset keuangan yang bisa melindungi dan menambah nilai.
Lihat Asli
Halaman ini mungkin berisi konten pihak ketiga, yang disediakan untuk tujuan informasi saja (bukan pernyataan/jaminan) dan tidak boleh dianggap sebagai dukungan terhadap pandangannya oleh Gate, atau sebagai nasihat keuangan atau profesional. Lihat Penafian untuk detailnya.
Bagaimana cara membeli Yen Jepang dengan hemat? Perbandingan biaya empat saluran utama
Berinvestasi dalam Yen bukan hanya kebutuhan sementara sebelum berwisata, tetapi juga merupakan pilihan alokasi aset saat nilai TWD melemah. Tapi, bagaimana cara membeli Yen agar biaya terendah? Inilah pertanyaan yang paling membingungkan bagi banyak pemula saat masuk pasar. Hanya dengan salah memilih jalur penukaran mata uang, Anda bisa membayar ratusan dolar Taiwan lebih mahal. Kami telah merangkum empat jalur pembelian terbaru beserta analisis biaya praktis, agar Anda dapat menemukan cara yang paling sesuai.
Gambaran 4 Jalur Pembelian Yen
Banyak orang mengira bahwa cara membeli Yen hanya satu, yaitu pergi ke bank dan menukarkan uang tunai di konter. Tapi sebenarnya, selisih harga saja bisa membuat Anda membayar lebih banyak dari beberapa gelas minuman kekinian. Berikut adalah empat jalur utama yang paling umum di Taiwan saat ini:
1. Penukaran di bank atau bandara dengan uang tunai
Ini adalah metode paling tradisional, membawa uang tunai TWD langsung ke cabang bank atau konter bandara untuk ditukar. Mudah dilakukan, langsung mendapatkan Yen tunai di tempat, tetapi karena menggunakan “kurs jual tunai” (biasanya 1-2% lebih buruk dari kurs spot), biaya totalnya paling tinggi. Disarankan hanya sebagai opsi cadangan.
Contohnya, Bank Taiwan menawarkan kurs jual tunai sekitar 0,206 Yen per TWD (sekitar 4,85 Yen per 1 TWD). Beberapa bank juga mengenakan biaya tetap 100-200 TWD, menambah biaya.
Estimasi biaya (50.000 TWD): Kerugian sekitar 1.500-2.000 TWD
Kelebihan: Aman, lengkap nominalnya, ada petugas yang membantu langsung
Kekurangan: Kurs paling buruk, jam operasional terbatas (Senin-Jum’at 09:00-15:30), biaya tambahan meningkatkan biaya
Cocok untuk: Orang yang tidak terbiasa transaksi online, membutuhkan penukaran kecil mendadak (misalnya di bandara)
2. Penukaran online + penarikan tunai di konter atau ATM valas
Dengan aplikasi bank atau internet banking, konversi TWD ke Yen disimpan di rekening valas dengan kurs jual spot yang lebih menguntungkan (sekitar 1% lebih baik dari kurs jual tunai). Jika perlu uang tunai, bisa diambil di konter bank atau ATM valas, tetapi akan dikenai biaya transaksi tambahan (sekitar 100 TWD).
Keunggulan utama metode ini adalah bisa dilakukan 24 jam, memungkinkan pembelian bertahap untuk rata-rata biaya. Misalnya, saat kurs turun di bawah 4,80, bisa membeli secara bertahap untuk menekan biaya rata-rata.
Estimasi biaya (50.000 TWD): Kerugian sekitar 500-1.000 TWD
Kelebihan: Operasi 24 jam, bisa beli bertahap, kurs lebih baik, cocok untuk investasi rutin
Kekurangan: Harus buka rekening valas terlebih dahulu, biaya penarikan tunai di konter ATM valas (sekitar 5-100 TWD per transaksi)
Cocok untuk: Pengguna berpengalaman dengan valas, sering pakai rekening valas, juga cocok untuk yang ingin investasi deposito Yen (suku bunga sekitar 1.6% per tahun)
3. Penukaran online + pengambilan di cabang bandara
Tanpa perlu rekening valas, cukup isi formulir di website bank mengenai mata uang, jumlah, cabang pengambilan, dan tanggal. Setelah selesai, bawa ID dan notifikasi transaksi ke konter untuk diambil. Bank Taiwan dan Mega Bank menyediakan layanan ini, dan bisa reservasi pengambilan di bandara.
Bank Taiwan “Easy Purchase” menawarkan penukaran online tanpa biaya (bayar pakai Taiwan Pay hanya 10 TWD), dengan kurs sekitar 0,5% lebih baik dari kurs biasa. Di Bandara Taoyuan, ada 14 cabang Bank Taiwan (2 di antaranya 24 jam), sangat memudahkan wisatawan.
Estimasi biaya (50.000 TWD): Kerugian sekitar 300-800 TWD
Kelebihan: Kurs lebih baik, biaya sering gratis, bisa pilih lokasi bandara, perencanaan matang
Kekurangan: Harus reservasi minimal 1-3 hari sebelumnya, waktu pengambilan terbatas jam operasional bank, cabang tidak bisa diubah
Cocok untuk: Wisatawan yang terencana, ingin langsung masuk pasar Yen di bandara
4. ATM valas 24 jam untuk penarikan tunai langsung
Menggunakan kartu chip bank untuk tarik tunai Yen di ATM valas, bisa 24 jam dan lintas bank (dengan biaya cross-bank sekitar 5 TWD). Mata uang utama seperti Yen didukung, ada sekitar 200 ATM di seluruh negeri.
Bank Seng Fung menyediakan layanan tarik tunai Yen dari rekening TWD, limit harian 150.000 TWD, tanpa biaya konversi. Tapi, layanan ATM Yen di Jepang sedang diubah, nantinya harus pakai kartu internasional (Mastercard/Cirrus).
Estimasi biaya (50.000 TWD): Kerugian sekitar 800-1.200 TWD
Kelebihan: Fleksibel, langsung, biaya rendah, tidak terbatas jam operasional bank
Kekurangan: Nomor ATM dan nominal terbatas (biasanya 1.000/5.000/10.000 Yen), saat puncak uang tunai cepat habis, biaya cross-bank
Cocok untuk: Orang yang tidak sempat ke bank, butuh penarikan mendadak
Siapa yang cocok dengan metode mana? Evaluasi biaya dan kenyamanan
Memilih cara beli Yen tergantung anggaran, waktu, dan tujuan penggunaan. Berikut tabel cepatnya:
Saran utama: Untuk anggaran 50-200 juta TWD, kombinasi paling hemat adalah “penukaran online + pengambilan di bandara”; untuk kebutuhan mendadak, ATM valas tercepat; untuk investasi jangka panjang, pakai “penukaran online + deposito valas”.
Apakah saat ini waktu yang tepat untuk masuk pasar Yen? Analisis tren dan timing
Timing pembelian Yen juga penting. Kurs TWD/JPY saat ini berfluktuasi di kisaran 4,8-4,9, sudah menguat sekitar 8-9% dari awal tahun, sehingga keuntungan konversi Yen cukup menarik, terutama di tengah tekanan depresiasi TWD.
Tiga sinyal utama untuk masuk pasar:
1. Bank Sentral Jepang sudah mulai menaikkan suku bunga
Pada Desember, Bank Jepang menaikkan suku bunga ke 0,75% (tertinggi dalam 30 tahun), dan yield obligasi 30 tahun mencapai level tertinggi dalam 17 tahun. Ini menandakan daya tarik Yen sebagai mata uang pembiayaan berkurang, tetapi sifat safe haven justru meningkat. Dalam jangka pendek, mungkin ada tekanan profit-taking (volatilitas 2-5%), tapi secara jangka menengah dan panjang, Yen tetap didukung.
2. Siklus penurunan suku bunga AS sudah dimulai
Perbedaan suku bunga AS-Japan dari puncaknya mulai menyusut. Dengan ekspektasi penurunan suku bunga global, Yen bisa tetap didukung, tetapi juga berisiko melemah saat likuiditas global melimpah.
3. Permintaan safe haven terus meningkat
Ketidakpastian geopolitik (Taiwan, Timur Tengah, dll) mendorong aliran dana safe haven ke Yen. Statistik menunjukkan, kebutuhan konversi Yen di Taiwan meningkat 25% di paruh kedua 2025, didorong pemulihan wisata dan alokasi risiko.
Saran masuk pasar saat ini: Ya, tapi harus bertahap. Jangan langsung seluruhnya, tapi:
Dengan cara ini, risiko timing terhindar dan tren penguatan Yen bisa diikuti secara bertahap.
Setelah mendapatkan Yen, apa langkah selanjutnya? Pilihan investasi untuk menambah nilai
Membeli Yen hanyalah langkah awal. Setelah punya, menyimpan tanpa bunga terlalu sayang. Berikut empat opsi yang cocok untuk pemula kecil agar aset Yen bisa berkembang:
1. Deposito Yen — Pendapatan stabil
Buka rekening valas di bank seperti E.SUN atau Bank Taiwan, simpan Yen secara online. Minimal 10.000 Yen, bunga tahunan 1,5-1,8%, aman dan cocok untuk konservatif.
Fitur: Risiko nol, bunga bulanan, dana bisa diambil kapan saja
2. Asuransi Yen — Pendapatan menengah
Beli produk asuransi tabungan Yen dari Cathay Life atau Fubon Life, dengan bunga 2-3%, mengunci selama 3-5 tahun. Ada keuntungan pajak dan perlindungan.
Fitur: Perlindungan + keuntungan, bunga tetap, cocok untuk alokasi menengah
3. ETF Yen — Pertumbuhan
Yen ETF seperti Yuanta 00675U mengikuti indeks Yen, bisa dibeli di aplikasi broker sebagai investasi rutin. Dalam beberapa tahun terakhir, suku bunga Jepang naik dan Yen menguat, ETF ini memberi return 8-12% per tahun (data tahunan). Biaya pengelolaan hanya 0,4%, risiko tersebar.
Fitur: Diversifikasi, fleksibel, biaya rendah
4. Trading Forex USD/JPY, EUR/JPY — Trading gelombang
Di platform seperti Mitrade, bisa langsung trading pasangan Yen, cocok untuk menangkap fluktuasi jangka pendek. Keunggulan: tanpa komisi, spread rendah, 24 jam, ada fitur stop-loss, take-profit, sinyal real-time.
Fitur: Leverage tinggi, dua arah, keluar cepat, cocok untuk trader profesional
Peringatan risiko: Yen memang safe haven, tapi tetap berfluktuasi. Jika trading forex atau pakai leverage, harus pasang stop-loss agar tidak kerugian besar.
Pertanyaan umum tentang pembelian Yen
Q. Berapa selisih kurs tunai dan kurs spot?
Kurs tunai (Cash Rate) adalah kurs yang diberikan bank atau money changer untuk transaksi uang fisik (kertas/koin), cocok untuk wisata. Keuntungan: langsung bayar tunai; kekurangan: 1-2% lebih buruk dari kurs spot, ditambah biaya, jadi lebih mahal.
Kurs spot (Spot Rate) adalah kurs di pasar valuta asing yang penyelesaiannya dalam 2 hari kerja (T+2), digunakan untuk transfer elektronik dan transaksi tanpa uang fisik. Kurs ini lebih dekat ke harga pasar internasional, tapi harus menunggu T+2.
Perbedaan nyata: Membayar 400-600 TWD lebih banyak saat beli 50.000 TWD secara tunai dibanding kurs spot online.
Q. Berapa Yen yang didapat dari 10.000 TWD?
Rumus: Yen = TWD × Kurs saat ini (TWD/JPY)
Misalnya, kurs sekitar 4,85, maka 10.000 TWD bisa dapat sekitar 48.500 Yen. Kalau pakai kurs jual spot sekitar 4,87, dapat sekitar 48.700 Yen, selisih sekitar 200 Yen (sekitar 40 TWD).
Q. Apa saja syarat untuk masuk pasar Yen secara online?
Buka rekening valas dengan dokumen:
Isi formulir online untuk reservasi:
Jika di bawah 20 tahun, harus didampingi orang tua dan surat persetujuan. Untuk transaksi besar (lebih dari 100.000 TWD), mungkin perlu deklarasi sumber dana.
Q. Berapa batas penarikan ATM valas?
Mulai 2025, batas penarikan ATM valas di bank diubah sesuai regulasi anti penipuan (beberapa rekening digital limitnya turun jadi 10 juta TWD/hari). Berikut batas utama:
Saran: Limit harian biasanya turun jadi 100-150 juta TWD, jika perlu jumlah besar, sebaiknya pecah beberapa transaksi. Pakai kartu bank sendiri untuk hindari biaya cross-bank (5 TWD per transaksi). Di bandara, uang tunai cepat habis, jadi rencanakan sebelumnya.
Q. Setelah tukar Yen, bisa dibawa ke Jepang dan tukar lagi?
Bisa, tapi tidak efisien. Kurs beli Yen di Jepang (misalnya di bank atau bandara) biasanya lebih buruk 3-5% dibandingkan kurs jual bank Taiwan. Lebih baik simpan Yen yang tidak terpakai di Taiwan untuk deposit atau transfer ke rekening Jepang.
Kesimpulan
Cara membeli Yen ada di tangan Anda. Baik untuk wisata, belanja, maupun perlindungan aset, asalkan mengikuti prinsip:
Dengan begitu, biaya bisa ditekan serendah mungkin dan potensi keuntungan maksimal. Kami menyarankan pemula mulai dari “penukaran online + pengambilan di bandara” atau “penukaran online + ATM valas”, lalu pelajari lebih dalam untuk mengalihkan Yen ke deposito, ETF, atau coba trading forex kecil. Dengan cara ini, perjalanan wisata jadi lebih hemat dan saat pasar global bergejolak, aset Anda tetap terlindungi. Yen bukan lagi sekadar uang saku perjalanan, tetapi juga aset keuangan yang bisa melindungi dan menambah nilai.