Lima Strategi dan Teknik Lanjutan untuk Mendapatkan Keuntungan dari Selisih Kurs dalam Perdagangan Mata Uang Asing

Dalam pasar keuangan kontemporer, meskipun instrumen investasi seperti saham, emas, dan obligasi menjadi perhatian utama, produk keuangan dengan volume perdagangan terbesar di dunia sebenarnya adalah Valuta Asing (Forex). Perdagangan mata uang antar negara tidak hanya memiliki skala transaksi yang mengagumkan, tetapi dalam beberapa tahun terakhir, bahkan mata uang pasar matang pun mengalami fluktuasi yang signifikan. Bagi investor biasa, forex bukan hanya alat investasi, tetapi juga kebutuhan sehari-hari—perjalanan ke luar negeri, belanja internasional, perdagangan internasional semuanya memerlukan konversi mata uang. Oleh karena itu, belajar bagaimana mendapatkan selisih kurs melalui transaksi valuta asing semakin banyak dipilih orang. Artikel ini akan menjelaskan prinsip inti jual beli mata uang asing secara rinci, serta berbagi strategi perdagangan praktis.

Analisis tiga tingkat dari keuntungan selisih kurs—dari deposito bank hingga perdagangan margin

Apa itu selisih kurs dan cara perhitungannya

Selisih kurs pada dasarnya adalah “perbedaan” antara harga tukar mata uang yang sama pada waktu berbeda atau melalui jalur berbeda. Ini adalah bentuk transaksi valuta asing yang paling umum dilakukan oleh pelaku pasar. Investor memprediksi tren harga (kurs) suatu mata uang terhadap mata uang lain di masa depan, melakukan operasi “beli murah jual mahal” atau “jual tinggi beli rendah”, dan meraih keuntungan dari selisih harga tersebut.

Cara perhitungannya sangat sederhana: Keuntungan = (Harga Tutup - Harga Buka) × Jumlah Transaksi

Contohnya, jika investor memperkirakan euro akan menguat terhadap dolar AS, mereka membeli satu lot standar (100.000 unit) euro terhadap dolar pada harga 1.0800. Ketika kurs naik ke 1.0900 sesuai prediksi, mereka menutup posisi, dan keuntungan selisih kurs adalah: (1.0900 - 1.0800) × 100.000 = 1.000 USD. Fluktuasi sebesar 100 poin ini mampu menghasilkan keuntungan empat digit.

Deposito mata uang asing—cara paling aman untuk mendapatkan keuntungan

Deposito bank dalam mata uang asing adalah cara paling aman dan dengan modal risiko terendah dalam transaksi forex. Cukup dengan membuka rekening mata uang asing di bank, mengikuti kurs yang diumumkan bank, lalu melakukan konversi dari TWD ke mata uang asing dan menempatkan deposito. Investor Taiwan paling suka dengan deposito dolar AS (karena suku bunga relatif tinggi dan penggunaannya luas) dan deposito rand Afrika Selatan (karena suku bunganya jauh lebih tinggi dari TWD).

Keuntungan utama dari metode ini adalah menghasilkan pendapatan bunga. Namun, perlu diingat bahwa saat AS mengalami siklus penurunan suku bunga, dolar AS berpotensi melemah, sehingga tidak disarankan untuk posisi long dolar saat itu, karena keuntungan dari selisih bunga bisa tertutup oleh kerugian kurs. Selain itu, likuiditas deposito terbatas—penarikan sebelum jatuh tempo akan kehilangan bunga, dan tidak bisa melakukan short secara fleksibel. Jadi, jika tujuan utama adalah mendapatkan keuntungan dari selisih kurs dan bukan bunga, deposito bukan pilihan terbaik.

Dana mata uang asing—investasi portofolio dengan risiko sedang

Dana mata uang asing termasuk investasi risiko sedang yang menggabungkan jual beli mata uang dengan instrumen investasi lain. Dana ini biasanya berinvestasi di obligasi atau pasar saham negara tertentu, sehingga selain keuntungan dari fluktuasi kurs, kenaikan nilai aset dasar juga berkontribusi terhadap keuntungan.

Misalnya, jika investor yakin yen akan menguat dan pasar saham Jepang akan naik, membeli dana berbasis yen akan menghasilkan “dua kali lipat keuntungan”—dari apresiasi yen dan dari kenaikan harga saham Jepang.

Perdagangan margin forex—alat tingkat lanjut dengan potensi keuntungan tinggi

Mekanisme inti dan fitur leverage

Perdagangan margin forex termasuk metode berisiko tinggi. Melalui broker (bisa bank, perusahaan sekuritas, atau platform CFD), trader melakukan transaksi berdasarkan kontrak. Karena keuntungan dari selisih kurs berasal dari fluktuasi harga, perdagangan margin dirancang untuk memanfaatkan hal ini.

Intinya: trader tidak perlu memiliki fisik mata uang, cukup menyetor margin tertentu untuk melakukan transaksi yang jauh melebihi modal asli. Ini adalah fungsi leverage. Leverage yang disediakan pasar biasanya berkisar puluhan hingga ratusan kali, bahkan ada platform yang menawarkan leverage 200x. Misalnya, jika membeli USD/JPY dan memanfaatkan leverage, kenaikan dari 161 ke 141 yen per dolar bisa menghasilkan keuntungan berkali-kali lipat.

Risiko tinggi berasal dari leverage—ketika prediksi benar, keuntungan berlipat; jika salah, modal bisa cepat hilang.

Keunggulan biaya dari margin forex

Dibandingkan dengan konversi langsung di bank, biaya transaksi margin forex lebih rendah secara signifikan. Biaya utama meliputi spread dan swap. Spread adalah selisih antara harga bid dan ask.

Di bank Taiwan, spread USD/TWD biasanya mencapai 0.47%, minimal sekitar 0.3%. Sedangkan di platform trading forex, spread seringkali hanya sepersepuluh hingga sepermiliar. Contohnya, EUR/USD di platform tertentu dengan harga beli 1.09896 dan jual 1.09887, spread sekitar 0.00009 (0.0082%), dan biasanya tanpa biaya tambahan.

Dengan kata lain, bahkan tanpa leverage, transaksi jangka pendek di platform margin forex bisa menghasilkan keuntungan jauh melebihi biaya bank, karena bank biasanya mengambil biaya 0.3% dan fluktuasi suku bunga jangka pendek biasanya tidak sebesar spread tersebut. Banyak platform juga mendukung opsi tanpa leverage, cukup dengan deposit yang cukup untuk membuka posisi, dan risiko relatif lebih terkendali.

Mekanisme transaksi T+0 dan dua arah

Perdagangan margin forex mendukung transaksi hari yang tidak terbatas jumlahnya (T+0) dan memungkinkan posisi dua arah. Trader dapat memilih untuk membeli pasangan mata uang (bullish) atau menjual (bearish), dan keduanya berpotensi menguntungkan. Misalnya, jika yakin dolar AS akan menguat, beli USD/IDR; jika yakin IDR akan menguat, jual USD/IDR.

Lima strategi utama dalam transaksi mata uang—temukan metode yang cocok untuk mendapatkan selisih kurs

Strategi 1: Perdagangan rentang (range trading)

Perdagangan rentang cocok saat harga forex tidak menunjukkan tren yang jelas dan bergerak dalam kisaran tertentu. Trader menentukan titik support dan resistance, lalu melakukan jual beli di dekat level tersebut.

Contoh klasik adalah EUR/CHF dari 2011-2015. Bank Swiss mengumumkan akan mempertahankan batas bawah 1.2000, sehingga banyak trader melakukan operasi dalam kisaran 1.2000–1.2500, dan harga memang berfluktuasi di dalamnya selama bertahun-tahun.

Indikator seperti RSI dan CCI digunakan sebagai sinyal beli/jual, serta stop-loss di level support/resistance. Peluang ini banyak, tetapi risiko juga tinggi—jika harga menembus batas, kerugian besar bisa terjadi.

Catatan: Perdagangan rentang harus disiplin dalam stop-loss, agar kerugian tidak membesar saat batas terlampaui.

Strategi 2: Perdagangan tren (trend trading)

Menggunakan momentum pasar, strategi ini memanfaatkan tren yang kuat. Biasanya dilakukan dalam jangka menengah hingga panjang.

Contohnya, EUR/USD sejak Mei 2021, karena Federal Reserve menegaskan akan menaikkan suku bunga sementara ECB lambat, menyebabkan dolar menguat dan EUR/USD turun dari Mei 2021 hingga Oktober 2022. Ini adalah peluang tren.

Dalam tren, titik masuk dan keluar ditentukan indikator volatilitas dan risiko-reward. Penting untuk menetapkan stop-loss yang tepat agar keuntungan lebih besar dari kerugian.

Catatan: Setelah tren terbentuk, biasanya sulit berbalik, sehingga strategi ini cukup stabil.

Strategi 3: Perdagangan harian (day trading)

Cocok untuk trader yang suka operasi jangka pendek. Berita dan data ekonomi adalah sumber utama informasi. Keputusan suku bunga, kebijakan kurs, dan kejadian penting lainnya dapat memicu volatilitas besar.

Misalnya, EUR/USD selama 2021-2022, FOMC sering mengumumkan kenaikan suku bunga besar-besaran, menciptakan lonjakan harga. Trader yang mampu menangkap momen ini bisa meraih keuntungan besar dalam 1-2 hari.

Catatan: Day trading membutuhkan keputusan cepat dan disiplin, hindari posisi terbuka saat malam agar tidak berubah menjadi posisi jangka panjang dan berisiko kerugian.

Strategi 4: Perdagangan gelombang (swing trading)

Strategi ini di antara day trading dan tren jangka menengah. Menggabungkan analisis teknikal dan fundamental, dengan fokus pada sinyal utama seperti break resistance/support, pembalikan tren, atau retracement.

Contohnya, EUR/CHF pada Januari 2015, saat Swiss National Bank menghapus batas 1.2000, menyebabkan lonjakan besar. Jika trader masuk sebelum kejadian, bisa meraih keuntungan dari volatilitas besar tersebut.

Catatan: Perdagangan gelombang mengandalkan volatilitas besar, tetapi risiko juga tinggi—ambil keuntungan saat sudah cukup.

Strategi 5: Perdagangan posisi (position trading)

Ini adalah strategi jangka panjang, cocok untuk yang tidak suka trading sering. Trader tidak terlalu memperhatikan berita harian, melainkan fokus pada tren jangka panjang dan faktor makroekonomi.

Misalnya, jika yakin dolar akan melemah karena resesi AS, bisa mengacu pada DXY (dolar index) yang pernah mencapai 114, lalu membuka posisi saat harga rendah.

Catatan: Menangkap arah jangka panjang dan mencari titik masuk dengan biaya rendah adalah kunci.

Mengapa memilih transaksi mata uang untuk mendapatkan selisih kurs

Kegunaan luas, menggabungkan kehidupan dan investasi

Dalam kehidupan sehari-hari, orang sudah berinteraksi dengan forex—perjalanan, belanja online, perdagangan internasional. Memahami pasar forex secara mendalam tidak hanya memberi keuntungan investasi, tetapi juga membantu lindung nilai risiko. Misalnya, saat yen sedang murah, bisa menukar yen untuk keperluan perjalanan, sekaligus memanfaatkan selisih kurs.

Arah pasar relatif jelas dan dapat dipahami

Berbeda dengan saham, obligasi, atau dana, tren kenaikan dan penurunan forex cenderung lebih tahan lama dan jelas. Investor cukup memahami kebijakan suku bunga dan ekonomi negara terkait mata uang tersebut untuk memperkirakan arah pergerakan kurs. Untuk trading jangka pendek atau leverage, perlu memperhatikan data seperti CPI AS, rapat FOMC, dan kebijakan QE/QT—yang sering memicu volatilitas besar.

Likuiditas tinggi dan transparansi pasar

Pasar forex adalah pasar keuangan terbesar di dunia, dengan volume harian lebih dari 6 triliun USD. Karena tersebar di seluruh dunia dan beroperasi 24 jam, pasar ini sangat likuid dan sulit dikendalikan oleh kekuatan besar, sehingga transparansi tinggi dan data yang digunakan untuk pengambilan keputusan lebih akurat.

Jadwal waktu transaksi mata uang

Waktu transaksi di bank

Transaksi di bank harus dilakukan selama jam operasional bank, biasanya dari pukul 09:00 sampai 15:30. Pada akhir pekan dan hari libur nasional, bank tutup dan tidak bisa melakukan transaksi.

Waktu perdagangan margin forex

Tidak ada jam buka tutup resmi, pasar terbagi menjadi empat sesi utama: London, Sydney, Tokyo, dan New York. Karena tumpang tindih, trader bisa melakukan perdagangan 24 jam dari Senin sampai Jumat.

Sesi Perdagangan Musim Panas (GMT+0) Waktu Taiwan Musim Dingin (GMT+0) Waktu Taiwan
Pembukaan London 07:00 pagi 15:00 08:00 pagi 16:00
Penutupan London 16:00 sore 00:00 17:00 sore 01:00
Pembukaan Sydney 22:00 malam 06:00 21:00 malam 05:00
Penutupan Sydney 07:00 pagi 15:00 06:00 pagi 14:00
Pembukaan Tokyo 23:00 malam 07:00 23:00 malam 07:00
Penutupan Tokyo 08:00 pagi 16:00 08:00 pagi 16:00
Pembukaan New York 12:00 siang 20:00 13:00 siang 21:00
Penutupan New York 21:00 malam 05:00 22:00 malam 06:00

Kesimpulan

Metode mendapatkan keuntungan dari selisih kurs di pasar valuta asing sangat beragam dan masing-masing memiliki keunggulan tersendiri. Tidak ada satu cara terbaik, yang paling cocok adalah yang sesuai dengan modal, toleransi risiko, dan kebiasaan trader. Untuk pendapatan tetap, deposito bank adalah pilihan paling aman; untuk keuntungan dari selisih kurs, dana mata uang asing dan margin forex lebih cocok.

Dengan tekun mempelajari pasar forex, peluang untuk mendapatkan keuntungan selalu terbuka. Sebelum benar-benar bertransaksi, disarankan untuk berlatih di akun demo, mengikuti strategi secara real-time, dan mengasah kemampuan analisis. Setelah menemukan metode yang cocok, baik jangka panjang maupun jangka pendek, trader dapat secara stabil meraih keuntungan dari selisih kurs di pasar forex.

Lihat Asli
Halaman ini mungkin berisi konten pihak ketiga, yang disediakan untuk tujuan informasi saja (bukan pernyataan/jaminan) dan tidak boleh dianggap sebagai dukungan terhadap pandangannya oleh Gate, atau sebagai nasihat keuangan atau profesional. Lihat Penafian untuk detailnya.
  • Hadiah
  • Komentar
  • Posting ulang
  • Bagikan
Komentar
0/400
Tidak ada komentar
  • Sematkan

Perdagangkan Kripto Di Mana Saja Kapan Saja
qrCode
Pindai untuk mengunduh aplikasi Gate
Komunitas
Bahasa Indonesia
  • 简体中文
  • English
  • Tiếng Việt
  • 繁體中文
  • Español
  • Русский
  • Français (Afrique)
  • Português (Portugal)
  • Bahasa Indonesia
  • 日本語
  • بالعربية
  • Українська
  • Português (Brasil)