Oversold คือสัญญาณเตือนราคาต่ำเกินพอ – คู่มือปฏิบัติสำหรับผู้เทรด

Oversold adalah konsep mendasar yang membantu pedagang menghindari membuat keputusan buruk di pasar. Dengan memahami apa arti underpriced, Anda akan dapat memanfaatkan peluang jual pada waktu yang tepat, atau menemukan titik beli selama waktu yang terlalu mahal. Pada artikel ini, kami akan mengeksplorasi alat analisis yang membantu Anda mengidentifikasi kondisi ini dengan lebih akurat.

Mengapa trader perlu memahami Oversold dan Overbought?

Sebelum terjun ke alat, yang paling penting adalah memahami mengapa itu penting. Sementara Overbought mengacu pada situasi yang berlawanan, harga overbought ke titik yang lebih dari cukup tinggi.

Alasan trader tertarik dengan kondisi ini adalah karena perilaku harga menunjukkan bahwa harga ekstrem (terlalu tinggi atau terlalu rendah) seringkali tidak berkelanjutan. Ini adalah peluang penting bagi para pedagang.

Perbedaan mendasar yang perlu diingat: Analisis oversold dan overbought adalah analisis teknis, bukan studi tentang harga wajar berdasarkan metode analisis fundamental, sehingga lebih efektif untuk analisis jangka pendek.

RSI – Indikator Kekuatan Gerakan

RSI (Relative Strength Index) adalah salah satu yang paling umum digunakan oleh trader untuk menangkap kondisi oversold dan overbought.

Rumus untuk menghitung RSI adalah sebagai berikut: RSI = 100 - (100 / 1 + RS) di mana RS = Rata-rata N Hari Kenaikan / N Hari Rata-rata Penurunan

Hasilnya selalu berkisar antara 0 hingga 100, yang memungkinkan pedagang untuk mengukur keadaan pasar berada.

Menggunakan RSI untuk mengidentifikasi poin perdagangan:

  • RSI di atas 70: Ini menunjukkan bahwa harga mungkin mulai turun atau bergerak. Trader harus berpikir tentang menjual.
  • RSI di bawah 30: Harga mungkin mulai berbalik. Pedagang dapat mempertimbangkan untuk membeli.

Namun, nilai 70 dan 30 hanya standar umum, dan dapat disesuaikan dengan karakteristik pergerakan masing-masing aset. Beberapa pedagang memilih nilai 80 dan 20 atau bahkan 90 dan 10 untuk membuatnya lebih detail.

Stochastic Oscillator – Tampilan Lain untuk Mengukur Ekstrem

Alat analisis populer lainnya adalah Stochastic Oscillator.

Rumus perhitungan: %K = [(Harga Penutupan - Terendah 14 Hari) / (Tertinggi 14 Hari - Terendah 14 Hari)] × 100 %D = Rata-rata pergerakan 3 hari sebesar %K

Nilai %K yang dihasilkan akan berkisar antara 0 dan 100, seperti RSI.

Menggunakan Stochastic untuk Mengidentifikasi Oversold dan Overbought:

  • %K di atas 80: Indikasi overbought, harga dapat berubah arah.
  • %K di bawah 20: Menunjukkan bahwa harga mungkin naik.

Perbedaan antara RSI dan Stochastic adalah bahwa Stochastic berfokus pada perbandingan dengan titik terendah dan tertinggi yang pernah terjadi. Sementara RSI mencari kekuatan koreksi ke atas dan ke bawah. Trader terkadang menggunakan keduanya dalam kombinasi untuk membuat konfirmasi sinyal lebih kuat.

Strategi Perdagangan Pembalikan Rata-rata – Tangkap Tren Lama dan Turunkan

Strategi pembalikan rata-rata adalah teknik yang mengandalkan gagasan bahwa tertinggi dan terendah harga aset adalah peristiwa sementara. Harga kemungkinan akan menarik kembali ke tengah kisaran pergerakan.

Langkah-langkah untuk memperdagangkan Pembalikan Rata-Rata dengan RSI:

  1. Identifikasi tren harga terlebih dahulu: Gunakan rata-rata pergerakan 200 hari (MA200) sebagai garis tengah. Tren Naik Jika selatan, itu adalah tren penurunan. Jika harga berputar di sekitar garis. Pasar tidak menunjukkan tren yang jelas. (Menyamping)

  2. Tentukan level titik masuk: Pilih zona Oversold dan Overbought yang sesuai. Misalnya, RSI > 90 dapat digunakan untuk Overbought dan RSI. < 10 สำหรับ Oversold เพื่อให้ระมัดระวังมากขึ้น

  3. Masukkan Status: Ketika harga menyentuh level tertentu, lakukan perdagangan. Kutipan Umum: Beli di Oversold, Jual di Overbought

  4. Tutup Status: Tutup ketika harga kembali ke arah rata-rata pergerakan jangka pendek (misalnya MA5 atau SMA5).

Contoh dari pasar: Dalam pasangan USDJPY 2 jam, jika terlihat bahwa MA200 bertindak sebagai garis support yang kuat dan harga melayang di atas garis ini, trader dapat menetapkan RSI oversold di 35 (sedikit di atas 30 karena tren naik) dan menunggu harga menembus untuk bersentuhan.

Batasan: Pembalikan Rata-Rata Ini bekerja dengan baik ketika pasar lama tidak memiliki tren yang jelas. Ketika trennya kuat tren naik atau turun. Strategi ini dapat menghabiskan uang Anda, karena harga dapat terus berjalan ke arah yang sama alih-alih berbalik.

Divergensi – Tangkap titik balik tren masing-masing

Divergensi Ini mengidentifikasi situasi di mana alat analisis (misalnya, RSI) menunjukkan kontradiksi dengan aksi harga.

Contoh Divergensi Bullish:

  • Harga turun untuk membuat posisi terendah baru (Lower Low).
  • Tapi RSI tidak akurat, tetapi menaikkan titik terendah lebih tinggi dari sebelumnya.
  • Ini adalah tanda bahwa tekanan jual melemah, dan harga mungkin bersiap untuk reli.

Contoh Divergensi Bearish:

  • Harga naik ke level tertinggi baru (Higher High).
  • Tapi RSI tidak benar, tetapi menaikkan tinggi yang lebih rendah.
  • Ini adalah tanda bahwa tekanan beli melemah.

Prosedur Perdagangan Divergensi:

  1. Temukan pola pembalikan: Carilah aset yang sebelumnya naik atau turun dalam pola pennular dan mulai menunjukkan tanda-tanda perlambatan, seperti Double Tops atau Double Bottoms.

  2. Amati kontradiksi RSI: Periksa apakah RSI atau Stochastic membuat sinyal Bullish atau Bearish Divergence.

  3. Tunggu konfirmasi: Tunggu harga memperpanjang sinyal itu, misalnya, melintasi rata-rata bergerak (MA5) adalah titik masuk yang kuat.

  4. Tutup Status: Tutup ketika tren baru mulai menunjukkan tanda-tanda melemah.

Contoh dari pasar: Dalam minyak mentah (WTI) dalam periode 2 jam, jika Anda melihat minyak mengalir dan membuat double bottom, tetapi RSI tidak membuat terendah serendah pertama kali. Istilah ini menandakan bahwa tenaga jual hampir habis. Ketika harga melewati garis MA25 ke atas, Anda dapat membeli. Tetapkan stop loss pada titik terendah yang baru saja Anda buat.

Poin Penting Tentang Menggunakan Oversold Overbought

Alat-alat ini kuat, tetapi bukan sistem yang sempurna. Hal-hal penting yang perlu diingat:

Poin 1: Gunakan dengan alat lain bersama-sama Keputusan perdagangan tidak boleh dibuat berdasarkan RSI atau Stochastic saja, tetapi harus dikombinasikan dengan analisis lain seperti level support dan resistance, atau divergensi.

Poin 2: Aset yang berbeda adalah pengaturan yang berbeda Beberapa aset mungkin perlu menyesuaikan RSI dari 30/70 menjadi 25/75 atau 35/65 tergantung pada sifat pergerakannya.

Poin 3: Hindari menggunakannya dalam tren yang kuat Dalam tren naik yang kuat, harga mungkin tetap overbought untuk waktu yang lama. Gaya ini disebut “Stick Overwhit”, yang menyebabkan kerugian terbesar.

Masalah 4: Manajemen Risiko Selalu tetapkan titik stop-loss. Sinyal dari alat mungkin longgar. Oleh karena itu, memiliki rencana cadangan adalah salah satu aturan dasar trading.

Kesimpulan

Oversold adalah alat analisis yang membantu pedagang mengidentifikasi saat-saat ketika harga terlalu rendah untuk dibeli, dan demikian pula, overbought membantu mengidentifikasi titik ketika harga terlalu tinggi untuk dijual. Dikombinasikan dengan indikator lain seperti RSI, Stochastic, atau bahkan Divergence, ini menjadi bagian integral dari sistem perdagangan yang tepat.

Namun, tidak ada alat yang 100% efektif. Trader yang sukses adalah seseorang yang tahu cara menggunakan alat dalam konteks dan bertanggung jawab atas keputusan mereka.

Halaman ini mungkin berisi konten pihak ketiga, yang disediakan untuk tujuan informasi saja (bukan pernyataan/jaminan) dan tidak boleh dianggap sebagai dukungan terhadap pandangannya oleh Gate, atau sebagai nasihat keuangan atau profesional. Lihat Penafian untuk detailnya.
  • Hadiah
  • Komentar
  • Posting ulang
  • Bagikan
Komentar
0/400
Tidak ada komentar
  • Sematkan

Perdagangkan Kripto Di Mana Saja Kapan Saja
qrCode
Pindai untuk mengunduh aplikasi Gate
Komunitas
Bahasa Indonesia
  • 简体中文
  • English
  • Tiếng Việt
  • 繁體中文
  • Español
  • Русский
  • Français (Afrique)
  • Português (Portugal)
  • Bahasa Indonesia
  • 日本語
  • بالعربية
  • Українська
  • Português (Brasil)