Apakah saham minyak bisa dibeli? Peluang dan tantangan investasi energi tahun 2026

robot
Pembuatan abstrak sedang berlangsung

Dalam konteks perubahan terus-menerus dalam pola energi global, pertanyaan apakah saham minyak bisa dibeli menjadi kekhawatiran banyak investor. Artikel ini akan menganalisis secara mendalam peluang investasi di pasar energi saat ini, melalui studi fundamental yang detail dan penilaian tren, untuk membantu Anda membuat keputusan investasi yang bijaksana.

Mengapa Saham Minyak Layak Diperhatikan

Minyak sebagai sumber energi penting dalam menjalankan ekonomi global, fluktuasi harganya langsung mempengaruhi kinerja ekonomi berbagai negara. Performa pasar energi dalam beberapa tahun terakhir membuktikan bahwa jawaban atas pertanyaan apakah saham minyak bisa dibeli tidaklah sekadar ya atau tidak, melainkan harus mempertimbangkan banyak faktor.

Pada tahun 2022, sektor energi menjadi pemenang terbesar di pasar saham AS, dengan kenaikan hampir 65%, sementara indeks S&P 500 selama periode yang sama justru turun 19%. Apa logika di balik kenaikan melawan tren ini? Utamanya disebabkan oleh pemulihan ekonomi pasca pandemi yang kuat, ditambah konflik geopolitik yang memperburuk ketegangan energi global. Meskipun harga minyak kemudian mengalami koreksi, secara jangka panjang, permintaan energi tidak berkurang.

Tiga Keunggulan Investasi di Pasar Energi Saat Ini

Peluang dari Siklus Ekonomi

Sektor energi sangat terkait dengan siklus ekonomi. Ekonomi global secara bertahap pulih dari kesulitan sebelumnya, pasar China yang kembali terbuka mendorong pemulihan pariwisata dan perdagangan, yang secara otomatis meningkatkan permintaan terhadap minyak dan gas alam. Data historis menunjukkan bahwa setiap kali ekonomi memasuki fase pemulihan, saham energi cenderung memimpin kenaikan pasar.

Ketegangan Struktural di Pasokan

Meskipun perusahaan energi besar sedang meningkatkan investasi, pengembangan kapasitas baru membutuhkan waktu bertahun-tahun. Dalam jangka pendek, kekurangan kapasitas sulit diatasi, membuka peluang bagi perusahaan pengilangan dan produsen untuk memperluas laba mereka. Sementara itu, konflik geopolitik terus meningkat, semakin memperkuat dukungan terhadap harga energi.

Imbal Hasil Stabil dari Dividen Tinggi

Perusahaan energi karena kemampuan laba mereka biasanya mengembalikan lebih banyak uang tunai kepada pemegang saham. Data menunjukkan bahwa pertumbuhan dividen sektor energi memimpin industri lain, dengan tingkat pertumbuhan sekitar 50% dalam beberapa tahun terakhir. Banyak perusahaan unggulan secara konsisten meningkatkan dividen dan melakukan pembelian kembali saham secara besar-besaran, memberikan dua keuntungan sekaligus bagi investor.

Lima Saham Minyak yang Layak Dikaji

ExxonMobil (XOM.US)

Sebagai salah satu perusahaan energi terbesar di dunia berdasarkan pendapatan, ExxonMobil memiliki kehadiran di seluruh rantai nilai—pengeboran, produksi, manufaktur, perdagangan, pengangkutan, dan penjualan. Manajemen perusahaan dalam rencana strategisnya mengumumkan bahwa arus kas operasional dan laba akan berlipat ganda pada 2027 dibandingkan 2019, menunjukkan kepercayaan terhadap pertumbuhan masa depan. Selain itu, target pembelian kembali saham ditingkatkan dari 30 miliar dolar menjadi 50 miliar dolar, dan dengan kapitalisasi pasar sekitar 420 miliar dolar saat ini, perusahaan dapat memberikan pengembalian yang signifikan kepada pemegang saham dalam tiga tahun.

Chevron (CVX.US)

Sebagai perusahaan energi terbesar kedua di AS dan ketiga di dunia, Chevron memiliki lebih dari 7000 SPBU dan portofolio bisnis yang beragam. Perusahaan telah meningkatkan dividen tahunan sebanyak 36 kali berturut-turut dan baru-baru ini mengumumkan target pembelian kembali saham tahunan sebesar 17,5 miliar dolar. Langkah-langkah ini menunjukkan optimisme perusahaan terhadap prospek masa depan.

Enbridge (ENB.US)

Perusahaan ini mengoperasikan jaringan pipa pengangkut minyak terbesar di Amerika Utara, mengangkut sekitar 30% minyak di kawasan tersebut. Karena pendapatan utama berasal dari biaya tetap yang dikenakan kepada pelanggan, pendapatan perusahaan tidak bergantung pada fluktuasi harga minyak, sehingga mampu mempertahankan arus kas yang sangat stabil. Dalam lingkungan pasar yang bergejolak, model bisnis ini menawarkan karakteristik perlindungan yang andal.

ConocoPhillips (COP.US)

ConocoPhillips adalah perusahaan eksplorasi dan pengembangan minyak independen terbesar di dunia, dengan keunggulan biaya operasional—biaya pasokan minyak kurang dari $30 per barel. Artinya, perusahaan tetap menguntungkan terlepas dari fluktuasi harga minyak. Baru-baru ini, pemerintahan Biden menyetujui proyek besar di Alaska senilai 7 miliar dolar, yang semakin memperkuat potensi pertumbuhan jangka panjang perusahaan.

Cheniere Energy (LNG.US)

Sebagai perusahaan pengangkut dan penyimpan LNG terbesar di AS dan kedua di dunia, Cheniere sedang memasuki masa pertumbuhan yang luar biasa. Kekurangan gas alam di Eropa mendorong ekspor ke Eropa meningkat tajam, dengan produksi LNG kuartal ketiga 2022 meningkat lebih dari 200% secara tahunan. Dalam jangka pendek, permintaan energi di Eropa tetap tinggi, memberikan mesin pertumbuhan yang berkelanjutan bagi perusahaan ini.

Risiko yang Perlu Dipahami Sebelum Membeli Saham Minyak

Ancaman Resesi Ekonomi

Bank sentral di seluruh dunia masih berupaya melawan inflasi, dan diperkirakan pada 2026 ekonomi akan melambat bahkan mengalami resesi. Ketika ekonomi melemah, permintaan energi akan berkurang secara langsung, menekan kinerja saham minyak.

Tekanan Jangka Panjang dari Transisi Energi

Negara-negara di seluruh dunia mempercepat transisi ke energi bersih. Peningkatan adopsi kendaraan listrik, serta kematangan teknologi energi surya dan hidrogen, secara jangka panjang mengikis permintaan minyak tradisional. Investor harus menyadari bahwa industri minyak menghadapi risiko penurunan struktural.

Ketidakpastian Regulasi

Pemerintah di berbagai negara semakin memperketat regulasi terhadap bahan bakar fosil dan meningkatkan subsidi energi bersih. Perusahaan minyak harus bertransformasi ke bidang energi baru atau menghadapi pengurangan ruang pasar.

Tantangan Volatilitas Pasar

Saham energi terkenal dengan volatilitas tinggi, dan harga jangka pendek dapat berfluktuasi tajam akibat gangguan pasokan, kejadian geopolitik, atau perubahan ekspektasi makroekonomi. Hal ini menjadi tantangan bagi investor dengan toleransi risiko rendah.

Waktu Terbaik untuk Investasi Saham Minyak

Dari Sudut Pandang Valuasi

Saat ini, rasio harga terhadap laba (PER) perusahaan energi utama berkisar antara 6-8 kali, masih dalam kisaran wajar dibandingkan standar historis. Namun, valuasi ini mencerminkan sikap hati-hati pasar terhadap pertumbuhan masa depan, sehingga investor perlu menilai apakah harga saat ini sudah mencerminkan risiko secara cukup.

Dari Sudut Fundamental

Profitabilitas perusahaan energi tetap kuat, dan arus kas mereka melimpah. Bagi investor yang mencari pengembalian dari arus kas, dividen tinggi saat ini memang menarik. Tetapi, perlu juga menilai keberlanjutan dividen tersebut.

Dari Sudut Komposisi Portofolio

Pertanyaan apakah saham minyak bisa dibeli sangat bergantung pada kebutuhan alokasi portofolio Anda. Jika portofolio Anda kurang eksposur energi, menambahkan porsi tertentu bisa membantu diversifikasi risiko. Namun, bagi yang sudah memiliki eksposur besar di saham minyak, sebaiknya berhati-hati dalam menambah posisi.

Saran Investasi Terakhir

Dengan analisis situasi saat ini, jawaban atas apakah saham minyak bisa dibeli adalah: bisa, tetapi harus memilih dengan hati-hati.

Prioritaskan perusahaan seperti ConocoPhillips dan Enbridge yang memiliki keunggulan biaya dan arus kas stabil, kemudian diikuti oleh ExxonMobil dan Chevron yang memiliki modal besar dan kemampuan dividen yang kuat. Untuk investor yang bersedia menanggung volatilitas lebih tinggi, perusahaan seperti Cheniere yang mendapat manfaat dari permintaan struktural juga patut diperhatikan.

Namun, saat berinvestasi di saham minyak, disarankan untuk membatasi porsi posisi tidak lebih dari 15% dari portofolio. Selain itu, tetap perhatikan dinamika transisi energi dan secara rutin evaluasi apakah alasan dasar kepemilikan masih relevan. Masa depan industri energi penuh ketidakpastian, tetapi dalam jangka pendek hingga menengah, masih ada peluang investasi yang layak diambil.

Lihat Asli
Halaman ini mungkin berisi konten pihak ketiga, yang disediakan untuk tujuan informasi saja (bukan pernyataan/jaminan) dan tidak boleh dianggap sebagai dukungan terhadap pandangannya oleh Gate, atau sebagai nasihat keuangan atau profesional. Lihat Penafian untuk detailnya.
  • Hadiah
  • Komentar
  • Posting ulang
  • Bagikan
Komentar
0/400
Tidak ada komentar
  • Sematkan

Perdagangkan Kripto Di Mana Saja Kapan Saja
qrCode
Pindai untuk mengunduh aplikasi Gate
Komunitas
Bahasa Indonesia
  • 简体中文
  • English
  • Tiếng Việt
  • 繁體中文
  • Español
  • Русский
  • Français (Afrique)
  • Português (Portugal)
  • Bahasa Indonesia
  • 日本語
  • بالعربية
  • Українська
  • Português (Brasil)