Bagaimana cara membeli Yen Jepang dengan biaya paling hemat? Pengujian biaya 4 saluran pembelian

Sudah siap membeli Yen Jepang? Nilai tukar TWD terhadap JPY terus berfluktuasi hingga tahun 2026. Investor yang ingin memanfaatkan tekanan depresiasi TWD dan wisatawan yang berencana ke Jepang sama-sama memikirkan satu pertanyaan: bagaimana cara membeli Yen agar menghemat paling banyak uang? Kami telah mengumpulkan data dari empat metode pembelian terbaru, dan akan membantu Anda memahami biaya nyata dari setiap cara sekaligus. Apapun anggaran Anda, mulai dari 50.000 hingga 500.000 TWD, Anda pasti bisa menemukan solusi pembelian yang paling sesuai.

Mengapa sekarang saat yang tepat untuk membeli Yen? 3 alasan utama yang harus diketahui investor dan wisatawan

Banyak orang mengira membeli Yen hanya untuk keperluan perjalanan keluar negeri. Padahal, Yen sudah melampaui fungsi sebagai uang saku wisata, dan memiliki nilai investasi serta fungsi lindung nilai.

Alasan 1: Kebutuhan wisata dan konsumsi sehari-hari tetap tinggi

Pusat perbelanjaan di Tokyo, Osaka, Kyoto, tempat ski di Hokkaido, resort di Okinawa—Jepang tetap menjadi destinasi utama wisatawan Taiwan. Kuncinya adalah budaya uang tunai di Jepang masih dominan, dengan tingkat penggunaan kartu kredit hanya sekitar 60%, dan sebagian besar merchant hanya menerima pembayaran tunai.

Selain itu, belanja perwakilan, belanja online Jepang, barang anime dan manga, bahkan biaya hidup jangka panjang untuk kerja sambil belajar di Jepang, semua memerlukan pembayaran langsung dalam Yen. Membeli Yen sebelumnya dapat menghindari biaya tak terlihat akibat fluktuasi nilai tukar mendadak.

Alasan 2: Yen adalah salah satu dari tiga mata uang safe haven global

Ini adalah nilai yang sering diabaikan oleh banyak investor. Yen bersama dolar AS dan franc Swiss adalah tiga mata uang safe haven utama dunia, karena ekonomi Jepang stabil dan utang pemerintah relatif terkendali. Saat pasar global bergejolak, dana besar mengalir ke Yen sebagai lindung nilai.

Contohnya, selama konflik Rusia-Ukraina tahun 2022, Yen menguat 8% dalam satu minggu, berhasil menahan penurunan indeks saham global sebesar 10%. Bagi investor Taiwan, membeli Yen bukan hanya untuk bersenang-senang, tetapi juga sebagai alat hedging risiko pasar saham Taiwan. Dengan tekanan depresiasi TWD yang terus berlangsung, mengalokasikan sebagian aset dalam Yen menjadi pilihan cerdas.

Alasan 3: Peluang arbitrase dan dukungan kebijakan bank sentral

Bank of Japan (BOJ) mempertahankan suku bunga sangat rendah selama bertahun-tahun (saat ini naik ke 0,75%), mencapai level tertinggi dalam 30 tahun, menjadikan Yen sebagai “mata uang pembiayaan”. Banyak investor internasional meminjam Yen dengan bunga rendah dan menginvestasikan di dolar AS yang menawarkan suku bunga lebih tinggi (selisih sekitar 3,5%), untuk melakukan arbitrase.

Seiring BOJ terus menaikkan suku bunga, daya tarik aset Yen semakin meningkat. Selain itu, hasil obligasi pemerintah Jepang mencapai level tertinggi dalam 17 tahun di 1,93%, dan suku bunga deposito Yen juga naik, dengan deposito jangka pendek mencapai 1,5-1,8%. Artinya, membeli Yen tidak hanya berpotensi mengapresiasi, tetapi juga bisa menghasilkan pendapatan tetap dari deposito.

4 jalur pembelian Yen di Taiwan: tabel biaya yang langsung membuat Anda paham

Sekarang saatnya masuk ke langkah praktis. Banyak orang berpikir membeli Yen cukup pergi ke bank, padahal selisih nilai tukar saja bisa membuat Anda membayar lebih banyak dari sekadar minum beberapa gelas minuman kekinian. Berikut empat metode pembelian, kami hitung berdasarkan harga nyata.

Metode 1: Beli tunai di counter—cara paling tradisional tapi paling mahal

Bawa uang tunai TWD ke cabang bank atau loket bandara, lalu tukar langsung ke Yen tunai di tempat. Prosesnya sederhana, aman, dan cocok untuk yang tidak terbiasa transaksi online.

Tapi biayanya paling tinggi. Bank menawarkan “kurs jual tunai” (biasanya 1-2% lebih buruk dari kurs spot), ditambah biaya administrasi tetap. Secara total, kerugiannya terbesar. Contohnya, dengan 50.000 TWD, kerugian sekitar 1.500-2.000 TWD.

Mengacu pada Bank Taiwan, kurs jual tunai sekitar 0,2060 TWD/JPY (artinya 1 TWD sekitar 4,85 Yen). Membeli 50.000 TWD di counter akan mendapatkan sekitar 242.500 Yen.

Kelebihan: Aman, nominal uang lengkap, ada petugas yang membantu, cocok untuk kebutuhan mendadak dan jumlah kecil.

Kekurangan: Kurs paling buruk, jam operasional terbatas (Senin-Jum’at 09:00-15:30), biaya tambahan mungkin dikenakan.

Cocok untuk: kebutuhan mendadak, keperluan darurat di bandara.

Metode 2: Tukar online + tarik tunai di ATM—fleksibel dan biaya lebih rendah

Lakukan konversi mata uang di aplikasi bank atau internet banking, ubah TWD ke Yen dan simpan di rekening mata uang asing. Gunakan kurs jual spot (diskon sekitar 1%). Jika perlu uang tunai, tarik di ATM Yen, biaya antar bank hanya 5 TWD.

Keunggulannya adalah bisa dilakukan 24 jam, dan bisa membeli secara bertahap untuk rata-rata biaya. Banyak investor membeli saat kurs rendah (misalnya saat Yen/JPY di bawah 4,80), sehingga rata-rata biaya lebih rendah.

Dengan 50.000 TWD, kerugian sekitar 500-1.000 TWD, jauh lebih hemat dibandingkan beli di counter.

Kelebihan: Bisa dilakukan kapan saja, beli bertahap, kurs lebih baik, cocok untuk investasi Yen jangka panjang.

Kekurangan: Harus punya rekening mata uang asing terlebih dahulu, proses tarik tunai memakan waktu, mungkin ada biaya antar bank.

Cocok untuk: yang berpengalaman forex, rutin punya rekening mata uang asing, dan ingin memegang Yen dalam jangka panjang.

Metode 3: Konversi online + ambil di bandara—paling terencana

Tanpa perlu rekening mata uang asing, isi formulir di website bank, pilih mata uang, jumlah, cabang pengambilan, dan tanggal. Setelah reservasi, bawa identitas dan notifikasi transaksi ke cabang untuk diambil. Bank Taiwan dan Mega Bank menyediakan layanan ini, bisa reservasi pengambilan di bandara.

Bank Taiwan “Easy Purchase” menawarkan konversi online tanpa biaya (bayar lewat TaiwanPay cuma 10 TWD), kurs diskon sekitar 0,5%. Dengan 50.000 TWD, kerugian hanya 300-800 TWD.

Ini cocok untuk perencanaan sebelum berangkat. Bandara Taoyuan memiliki 14 cabang Bank Taiwan (2 di antaranya 24 jam), sehingga Anda bisa langsung ambil uang tunai setelah keluar dari bandara, tanpa harus membawa uang tunai dari rumah.

Kelebihan: Kurs lebih baik, biaya sering gratis, pengambilan di bandara praktis, kurs tetap tanpa takut fluktuasi.

Kekurangan: Harus reservasi minimal 1-3 hari sebelumnya, waktu pengambilan terbatas jam operasional bank, cabang tidak bisa diubah secara mendadak.

Cocok untuk: wisatawan yang sudah pasti jadwalnya, tidak mau buru-buru, dan ingin langsung ambil uang di bandara.

Metode 4: Tarik tunai di ATM mata uang asing—langsung dan fleksibel, tapi ada batasan

Gunakan kartu chip dari bank untuk tarik tunai Yen di ATM mata uang asing. Keunggulannya adalah bisa dilakukan 24 jam, biaya antar bank cuma 5 TWD, dan tanpa biaya konversi. Limit tarik harian berbeda-beda antar bank, misalnya E.SUN dan Cathay masing-masing setara 150.000 TWD.

Dengan 50.000 TWD, kerugian sekitar 800-1.200 TWD, posisi di antara beli di counter dan konversi online.

Perhatian: ATM mata uang asing terbatas (sekitar 200 unit di seluruh negeri), mata uang yang didukung terbatas, dan saat puncak (misalnya di bandara) uang tunai sering habis. Disarankan jangan menunggu sampai menit terakhir.

Kelebihan: Bisa tarik tunai langsung, 24 jam, biaya antar bank rendah, tanpa biaya konversi.

Kekurangan: Tempat terbatas, nominal terbatas, uang tunai di puncak bisa habis, lebih hemat pakai kartu bank sendiri.

Perbandingan biaya dari empat metode

Metode Kelebihan Kekurangan Estimasi biaya (50.000 TWD) Situasi paling cocok
Beli tunai di counter Aman, nominal lengkap, langsung didampingi Kurs paling buruk, jam terbatas, biaya tambahan Kerugian 1.500-2.000 TWD Darurat kecil, di bandara
Tukar online + ATM 24 jam, beli bertahap, kurs lebih baik Perlu rekening mata uang asing, proses tarik memakan waktu Kerugian 500-1.000 TWD Investasi Yen, jangka panjang
Konversi online + pengambilan di bandara Gratis biaya, kurs lebih baik, praktis di bandara Perlu reservasi, jam terbatas, cabang tidak bisa diubah Kerugian 300-800 TWD Perencanaan perjalanan, di bandara
ATM mata uang asing Cepat, fleksibel, langsung tarik tunai Tempat terbatas, nominal terbatas, uang tunai bisa habis Kerugian 800-1.200 TWD Darurat, tidak sempat ke bank

Kesimpulan: Untuk anggaran 50.000-200.000 TWD, kombinasi “konversi online + ATM” paling hemat. Untuk di atas 500.000 TWD, disarankan melakukan konversi bertahap secara online untuk mengurangi risiko fluktuasi rata-rata kurs.

Apakah membeli Yen sekarang menguntungkan? Analisis peluang investasi 2026

Sekarang sudah memasuki Februari 2026. Melihat tren terakhir, awal 2025 kurs TWD/JPY sekitar 4,46, dan akhir tahun mencapai 4,85, berarti Yen menguat sekitar 8,7%. Bagi investor Taiwan, keuntungan ini cukup signifikan.

Apakah membeli Yen saat ini menguntungkan? Jawabannya: iya, tapi harus dilakukan secara bertahap.

Tren kurs dan kebijakan bank sentral terbaru

BOJ telah menaikkan suku bunga ke 0,75% pada Desember 2025, tertinggi dalam 30 tahun. Kurs USD/JPY saat ini sekitar 154,58, turun dari puncaknya di 160 awal tahun, turun sekitar 5,42 poin. Dalam jangka pendek, Yen mungkin didukung oleh pelonggaran kebijakan AS, tetapi tren jangka panjang diperkirakan di bawah 150.

Hasil obligasi pemerintah Jepang mencapai 1,93%, tertinggi dalam 17 tahun, menarik masuknya dana asing. Lingkungan investasi Yen di Taiwan semakin kondusif.

Menyeimbangkan risiko dan peluang

Risiko fluktuasi jangka pendek memang ada. Penutupan posisi arbitrase, perubahan geopolitik global (konflik Taiwan, situasi Timur Tengah) bisa menyebabkan Yen berfluktuasi 2-5% dalam waktu singkat. Tapi, dari perspektif jangka menengah (3-6 bulan), tren penguatan Yen tetap didukung, dan kebutuhan lindung nilai tetap tinggi.

Permintaan tukar Yen di Taiwan meningkat 25% di semester kedua, didorong oleh pemulihan wisata dan peningkatan alokasi lindung nilai. Ini menunjukkan adanya permintaan nyata terhadap Yen.

Strategi yang disarankan: Beli secara bertahap, hindari membeli sekaligus. Misalnya, bagi 1 juta TWD menjadi 4 bagian masing-masing 250.000 TWD, dan beli secara berkala. Tetapkan target kurs (misalnya di bawah 4,80) agar lebih fleksibel.

Setelah beli Yen, jangan diam saja: 4 cara mengelola aset Yen agar bertambah

Jangan biarkan uang yang sudah dibeli Yen hanya diam tanpa bunga. Berdasarkan toleransi risiko dan rencana waktu, berikut beberapa opsi pengelolaan aset Yen.

Opsi 1: Deposito Yen—pendekatan konservatif

Buka rekening mata uang asing, simpan Yen di deposito online. Minimal 10.000 Yen, bunga tahunan 1,5-1,8%, jauh lebih tinggi dari deposito TWD yang sekitar 0,7%. Cocok untuk dana idle selama 3-12 bulan.

Bank Taiwan, E.SUN, First Bank menyediakan layanan ini. Mudah dibuka, bunga masuk otomatis. Kekurangannya, likuiditas rendah, dan jika dicairkan sebelum jatuh tempo, bunga bisa hilang.

Opsi 2: Asuransi Yen—pendapatan menengah

Beli produk asuransi tabungan dari Cathay Life, Fubon Life, dengan tingkat pengembalian 2-3%, termasuk bonus tahunan. Cocok untuk investasi jangka 3-5 tahun.

Keunggulannya adalah ada perlindungan asuransi dan pengembalian stabil, tapi jika dicairkan sebelum waktu, kerugian cukup besar. Cocok untuk yang risk-averse dan ingin pendapatan tetap.

Opsi 3: ETF Yen—pertumbuhan

Beli ETF yang mengikuti indeks Yen atau saham Jepang, seperti Yuanta 00675U (ETF Yen), atau ETF Taiwan 0050 yang melacak pasar Jepang. Biaya pengelolaan rendah (di bawah 0,4%), bisa dibeli lewat aplikasi broker untuk investasi rutin.

Keuntungannya adalah mengikuti tren Yen jangka panjang, dan otomatis melakukan dollar-cost averaging. Risiko ada di fluktuasi kurs dan pasar saham.

Opsi 4: Perdagangan forex Yen—peluang fluktuasi jangka pendek

Perdagangkan pasangan mata uang Yen di platform seperti Mitrade, dengan komisi 0, dan spread rendah. Bisa trading 24 jam, modal kecil, cocok untuk trader berpengalaman yang ingin memanfaatkan peluang jangka pendek.

Platform menyediakan fitur stop-loss, take-profit, dan trailing stop untuk mengelola risiko. Tapi, risiko tertinggi, harus dikelola dengan disiplin.

Rekomendasi pengelolaan aset

  • Konservatif (usia 55+ atau pemula): deposito Yen → asuransi Yen
  • Seimbang (usia 35-54): deposito Yen + ETF Yen
  • Agresif (usia di bawah 35 atau berpengalaman): ETF Yen + trading forex

FAQ umum tentang pembelian Yen

Q1: Apa bedanya kurs tunai dan kurs spot?

Kurs tunai (Cash Rate) adalah kurs yang diberikan bank untuk transaksi tunai langsung di counter, cocok untuk tukar uang tunai. Biasanya 1-2% lebih buruk dari kurs spot, dan bank mendapatkan keuntungan dari selisih ini.

Kurs spot (Spot Rate) adalah kurs yang berlaku di pasar valuta asing untuk transaksi T+2 hari kerja. Lebih mendekati kurs internasional, dan digunakan untuk transfer elektronik dan transaksi non tunai.

Singkatnya: Kalau mau uang tunai, pakai kurs tunai. Kalau bisa menunggu, pakai kurs spot.

Q2: 10.000 TWD bisa tukar berapa Yen?

Contoh perhitungan: Dengan kurs jual tunai sekitar 0,2060 TWD/JPY (kurs 4,85), maka:

10.000 TWD × 4,85 = 48.500 Yen.

Kalau pakai kurs spot sekitar 4,87:

10.000 TWD × 4,87 = 48.700 Yen.

Perbedaannya sekitar 200 Yen (sekitar 40 TWD).

Q3: Dokumen apa yang dibawa saat beli Yen di counter?

Warga Taiwan: KTP dan paspor.

Warga asing: Paspor dan kartu izin tinggal.

Pembelian atas nama perusahaan: Surat izin usaha dan dokumen perusahaan.

Pembelian online dan pengambilan di bandara: Bukti transaksi dan ID.

Kondisi khusus:

  • Di bawah 20 tahun: harus didampingi wali dan surat persetujuan.
  • Pembelian besar (lebih dari 100.000 TWD): perlu deklarasi sumber dana untuk mencegah pencucian uang.

Q4: Batas tarik tunai di ATM mata uang asing per hari berapa?

Batas berbeda antar bank. Mulai Oktober 2025, ada regulasi baru yang memperketat, dan batas limit juga disesuaikan.

Bank Limit per transaksi Limit harian Limit antar bank
CTBC Setara 120.000 TWD Setara 120.000 TWD 20.000 TWD per transaksi
Taishin Setara 150.000 TWD Setara 150.000 TWD 20.000 TWD per transaksi
E.SUN Setara 50.000 TWD Setara 150.000 TWD 20.000 TWD per transaksi

Saran: Sebaiknya tarik tunai secara bertahap selama beberapa hari, dan gunakan kartu bank sendiri untuk mengurangi biaya. Saat musim puncak (misalnya di bandara), uang tunai cepat habis, jadi rencanakan jauh hari.

Kesimpulan: Prinsip emas membeli Yen

Membeli Yen bukan lagi sekadar persiapan perjalanan, tetapi juga strategi keuangan yang menggabungkan fungsi lindung nilai dan investasi.

Prinsip utama sangat sederhana: beli secara bertahap + alokasikan setelah beli.

Beli secara bertahap: Hindari risiko fluktuasi kurs dengan membeli secara berkala, gunakan konversi online atau ATM saat kurs rendah, dan kurangi pembelian saat kurs tinggi.

Setelah beli, alokasikan: Sesuaikan dengan jangka waktu dan toleransi risiko, pilih deposito, asuransi, ETF, atau trading forex agar aset Yen yang idle bisa menghasilkan keuntungan.

Metode yang dipilih: Untuk kebutuhan darurat kecil, gunakan konversi online dan pengambilan di bandara. Untuk jumlah besar dan jangka panjang, lakukan konversi bertahap secara online. Dengan cara ini, Anda bisa mendapatkan solusi paling hemat dan menguntungkan.

Dengan demikian, tidak hanya perjalanan ke Jepang menjadi lebih hemat, tetapi juga mampu melindungi aset dari gejolak pasar global. Saatnya mulai membeli Yen sekarang, karena peluang ini sangat tepat.

Lihat Asli
Halaman ini mungkin berisi konten pihak ketiga, yang disediakan untuk tujuan informasi saja (bukan pernyataan/jaminan) dan tidak boleh dianggap sebagai dukungan terhadap pandangannya oleh Gate, atau sebagai nasihat keuangan atau profesional. Lihat Penafian untuk detailnya.
  • Hadiah
  • Komentar
  • Posting ulang
  • Bagikan
Komentar
0/400
Tidak ada komentar
  • Sematkan

Perdagangkan Kripto Di Mana Saja Kapan Saja
qrCode
Pindai untuk mengunduh aplikasi Gate
Komunitas
Bahasa Indonesia
  • 简体中文
  • English
  • Tiếng Việt
  • 繁體中文
  • Español
  • Русский
  • Français (Afrique)
  • Português (Portugal)
  • Bahasa Indonesia
  • 日本語
  • بالعربية
  • Українська
  • Português (Brasil)