Investing.com- Pada Selasa sesi perdagangan Asia, harga emas turun dari level tertinggi tiga minggu, mengakhiri tren kenaikan empat hari berturut-turut, para investor melakukan pengambilan keuntungan, sekaligus dolar AS menguat, kekhawatiran pasar terhadap tarif perdagangan AS kembali muncul.
Hingga pukul 21:20 waktu Timur AS (02:20 WIB), emas spot turun 1,1% menjadi $5.172,42 per ons, sebelumnya dalam perdagangan pagi sempat mencapai level tertinggi sejak akhir Januari. Kontrak emas berjangka AS turun 0,6% menjadi $5.193,44 per ons.
Dapatkan wawasan pasar komoditas berkualitas dan komentar analis melalui InvestingPro
Karena ketidakpastian kebijakan perdagangan AS kembali muncul, emas melonjak 2,5% pada hari sebelumnya.
Pada hari Selasa, harga perak turun hampir 2% setelah naik selama empat hari berturut-turut, menjadi $86,55 per ons.
Indeks dolar AS sedikit menguat 0,1% setelah mengembalikan kerugian hari Senin dan hampir datar. Penguatan dolar membuat biaya pembelian emas bagi investor yang memegang mata uang lain menjadi lebih tinggi.
Minggu lalu, Mahkamah Agung AS menolak tarif penuh yang sebelumnya diberlakukan oleh Presiden Trump, tetapi pemerintah dengan cepat mengumumkan tarif baru hingga 15%, kembali memicu kekhawatiran meningkatnya sengketa perdagangan.
Trump memperingatkan pada hari Senin bahwa negara-negara yang “bermain-main” dengan perjanjian perdagangan AS akan menghadapi tarif yang lebih tinggi, menunjukkan bahwa meskipun mengalami hambatan hukum, masih ada ruang untuk langkah-langkah lebih lanjut.
Ketegangan geopolitik juga tetap menjadi fokus. AS dan Iran dijadwalkan mengadakan putaran ketiga negosiasi nuklir di Jenewa pada hari Kamis, meskipun tekanan militer dan ketegangan regional terus berlanjut.
Meskipun harga emas turun pada hari Selasa, pasar emas tetap didukung oleh ketidakpastian perdagangan dan risiko geopolitik yang terus berlanjut.
Artikel ini diterjemahkan dengan bantuan kecerdasan buatan. Untuk informasi lebih lanjut, silakan lihat syarat dan ketentuan kami.
Lihat Asli
Halaman ini mungkin berisi konten pihak ketiga, yang disediakan untuk tujuan informasi saja (bukan pernyataan/jaminan) dan tidak boleh dianggap sebagai dukungan terhadap pandangannya oleh Gate, atau sebagai nasihat keuangan atau profesional. Lihat Penafian untuk detailnya.
Emas mengalami kenaikan empat kali berturut-turut setelahnya, tetapi profit taking terjadi. Ketegangan tarif tetap ada.
Investing.com- Pada Selasa sesi perdagangan Asia, harga emas turun dari level tertinggi tiga minggu, mengakhiri tren kenaikan empat hari berturut-turut, para investor melakukan pengambilan keuntungan, sekaligus dolar AS menguat, kekhawatiran pasar terhadap tarif perdagangan AS kembali muncul.
Hingga pukul 21:20 waktu Timur AS (02:20 WIB), emas spot turun 1,1% menjadi $5.172,42 per ons, sebelumnya dalam perdagangan pagi sempat mencapai level tertinggi sejak akhir Januari. Kontrak emas berjangka AS turun 0,6% menjadi $5.193,44 per ons.
Dapatkan wawasan pasar komoditas berkualitas dan komentar analis melalui InvestingPro
Karena ketidakpastian kebijakan perdagangan AS kembali muncul, emas melonjak 2,5% pada hari sebelumnya.
Pada hari Selasa, harga perak turun hampir 2% setelah naik selama empat hari berturut-turut, menjadi $86,55 per ons.
Indeks dolar AS sedikit menguat 0,1% setelah mengembalikan kerugian hari Senin dan hampir datar. Penguatan dolar membuat biaya pembelian emas bagi investor yang memegang mata uang lain menjadi lebih tinggi.
Minggu lalu, Mahkamah Agung AS menolak tarif penuh yang sebelumnya diberlakukan oleh Presiden Trump, tetapi pemerintah dengan cepat mengumumkan tarif baru hingga 15%, kembali memicu kekhawatiran meningkatnya sengketa perdagangan.
Trump memperingatkan pada hari Senin bahwa negara-negara yang “bermain-main” dengan perjanjian perdagangan AS akan menghadapi tarif yang lebih tinggi, menunjukkan bahwa meskipun mengalami hambatan hukum, masih ada ruang untuk langkah-langkah lebih lanjut.
Ketegangan geopolitik juga tetap menjadi fokus. AS dan Iran dijadwalkan mengadakan putaran ketiga negosiasi nuklir di Jenewa pada hari Kamis, meskipun tekanan militer dan ketegangan regional terus berlanjut.
Meskipun harga emas turun pada hari Selasa, pasar emas tetap didukung oleh ketidakpastian perdagangan dan risiko geopolitik yang terus berlanjut.
Artikel ini diterjemahkan dengan bantuan kecerdasan buatan. Untuk informasi lebih lanjut, silakan lihat syarat dan ketentuan kami.