Para pelaku pasar secara umum memperkirakan harga emas akan mengalami fase koreksi, dan proses ini justru dapat menjadi fondasi bagi kenaikan berikutnya. Berdasarkan kerangka analisis dari tim investasi komoditas T. Rowe Price Group, pasar emas saat ini menunjukkan ciri khas “pemulihan teknikal setelah kenaikan cepat”—yang merupakan fenomena umum dalam pergerakan harga aset.
Pola Sejarah Mengarah pada Rebound Setelah Konsolidasi
Dari sudut pandang siklus pasar jangka panjang, kenaikan cepat harga aset sering disertai dengan fluktuasi harga yang signifikan. Data historis pasar keuangan berulang kali membuktikan bahwa setiap kali pasar mengalami fase fluktuasi intensitas tinggi seperti ini, biasanya akan memasuki periode konsolidasi yang relatif stabil. Proses konsolidasi ini meskipun tampak “tenang” di permukaan, sebenarnya adalah tahap kunci untuk mengumpulkan kekuatan menuju tren berikutnya. Pandangan dari institusi investasi profesional menunjukkan bahwa pola siklik ini bukan kebetulan, melainkan cerminan alami dari psikologi pelaku pasar dan aliran dana.
Meskipun ada risiko over-eksposur di pasar, para analis tetap menekankan pentingnya memperhatikan faktor fundamental yang benar-benar mendorong harga emas.
Fundamental Menjaga Sinyal Bullish Jangka Panjang
Faktor-faktor mendasar yang mendukung permintaan emas tetap stabil seperti batu karang. Dalam lingkungan ekonomi global, dasar permintaan terhadap emas—baik dari kebutuhan cadangan bank sentral maupun dari alokasi dana untuk menghindari risiko—faktor fundamental ini tidak menunjukkan tanda-tanda melemah. Ini berarti meskipun koreksi jangka pendek sulit dihindari, kemungkinan emas akhirnya menembus rekor tertinggi baru tetap ada.
Kunci pasar terletak pada pemahaman bahwa periode konsolidasi bukanlah pembalikan tren, melainkan proses alami menunggu momentum untuk bangkit kembali di level yang lebih tinggi. Bagi investor jangka panjang, memahami pola pasar ini sangat penting.
Lihat Asli
Halaman ini mungkin berisi konten pihak ketiga, yang disediakan untuk tujuan informasi saja (bukan pernyataan/jaminan) dan tidak boleh dianggap sebagai dukungan terhadap pandangannya oleh Gate, atau sebagai nasihat keuangan atau profesional. Lihat Penafian untuk detailnya.
Pasar emas menghadapi periode konsolidasi sebelum mencapai nilai tertinggi baru
Para pelaku pasar secara umum memperkirakan harga emas akan mengalami fase koreksi, dan proses ini justru dapat menjadi fondasi bagi kenaikan berikutnya. Berdasarkan kerangka analisis dari tim investasi komoditas T. Rowe Price Group, pasar emas saat ini menunjukkan ciri khas “pemulihan teknikal setelah kenaikan cepat”—yang merupakan fenomena umum dalam pergerakan harga aset.
Pola Sejarah Mengarah pada Rebound Setelah Konsolidasi
Dari sudut pandang siklus pasar jangka panjang, kenaikan cepat harga aset sering disertai dengan fluktuasi harga yang signifikan. Data historis pasar keuangan berulang kali membuktikan bahwa setiap kali pasar mengalami fase fluktuasi intensitas tinggi seperti ini, biasanya akan memasuki periode konsolidasi yang relatif stabil. Proses konsolidasi ini meskipun tampak “tenang” di permukaan, sebenarnya adalah tahap kunci untuk mengumpulkan kekuatan menuju tren berikutnya. Pandangan dari institusi investasi profesional menunjukkan bahwa pola siklik ini bukan kebetulan, melainkan cerminan alami dari psikologi pelaku pasar dan aliran dana.
Meskipun ada risiko over-eksposur di pasar, para analis tetap menekankan pentingnya memperhatikan faktor fundamental yang benar-benar mendorong harga emas.
Fundamental Menjaga Sinyal Bullish Jangka Panjang
Faktor-faktor mendasar yang mendukung permintaan emas tetap stabil seperti batu karang. Dalam lingkungan ekonomi global, dasar permintaan terhadap emas—baik dari kebutuhan cadangan bank sentral maupun dari alokasi dana untuk menghindari risiko—faktor fundamental ini tidak menunjukkan tanda-tanda melemah. Ini berarti meskipun koreksi jangka pendek sulit dihindari, kemungkinan emas akhirnya menembus rekor tertinggi baru tetap ada.
Kunci pasar terletak pada pemahaman bahwa periode konsolidasi bukanlah pembalikan tren, melainkan proses alami menunggu momentum untuk bangkit kembali di level yang lebih tinggi. Bagi investor jangka panjang, memahami pola pasar ini sangat penting.