Para analis dari grup keuangan Norwegia DNB memperingatkan: jika India menghentikan pembelian minyak Rusia, Moskow berisiko menjadi terisolasi di pasar energi global dengan volume besar yang harus dijual. Situasi ini mengungkapkan ketegangan geopolitik yang semakin meningkat seputar perdagangan energi antara kekuatan besar.
Kesepakatan perdagangan antara Washington dan New Delhi mengubah keseimbangan energi
Menurut Jin10, negosiasi antara Amerika Serikat dan India akan menghasilkan pengurangan tarif bea masuk AS secara signifikan, menjadi 18% untuk impor dari India. Sebagai imbalannya, New Delhi dikabarkan setuju untuk secara bertahap menghentikan pasokan hidrokarbon dari Rusia. Pengaturan ini menunjukkan bagaimana kebijakan perdagangan menjadi alat tekanan dalam kompetisi geopolitik.
Tantangan besar aliran minyak India
Data dari Kpler, referensi global dalam analisis transportasi laut, menggambarkan gambaran yang jelas tentang tantangan ini. Pada bulan Desember, impor minyak mentah harian India mencapai 1,36 juta barel per hari, yang merupakan bagian penting dari pasokan energi negara tersebut. Volume besar ini menjelaskan pentingnya strategis India dalam rantai pasokan minyak Rusia.
Tantangan utama dalam mengalihkan ekspor minyak
Potensi hilangnya pasar India akan menempatkan Rusia menghadapi tantangan besar: mencari pembeli alternatif untuk menjual sejumlah besar minyak. Sementara sanksi Barat sudah membatasi akses ke pasar tradisional, kemungkinan pengabaian India ini dapat memperburuk kesulitan Rusia. Industri energi Rusia perlu mengeksplorasi strategi alternatif untuk mempertahankan ekspor minyaknya dalam jangka menengah.
Lihat Asli
Halaman ini mungkin berisi konten pihak ketiga, yang disediakan untuk tujuan informasi saja (bukan pernyataan/jaminan) dan tidak boleh dianggap sebagai dukungan terhadap pandangannya oleh Gate, atau sebagai nasihat keuangan atau profesional. Lihat Penafian untuk detailnya.
Pasokan minyak besar Rusia terancam oleh pergeseran perdagangan India
Para analis dari grup keuangan Norwegia DNB memperingatkan: jika India menghentikan pembelian minyak Rusia, Moskow berisiko menjadi terisolasi di pasar energi global dengan volume besar yang harus dijual. Situasi ini mengungkapkan ketegangan geopolitik yang semakin meningkat seputar perdagangan energi antara kekuatan besar.
Kesepakatan perdagangan antara Washington dan New Delhi mengubah keseimbangan energi
Menurut Jin10, negosiasi antara Amerika Serikat dan India akan menghasilkan pengurangan tarif bea masuk AS secara signifikan, menjadi 18% untuk impor dari India. Sebagai imbalannya, New Delhi dikabarkan setuju untuk secara bertahap menghentikan pasokan hidrokarbon dari Rusia. Pengaturan ini menunjukkan bagaimana kebijakan perdagangan menjadi alat tekanan dalam kompetisi geopolitik.
Tantangan besar aliran minyak India
Data dari Kpler, referensi global dalam analisis transportasi laut, menggambarkan gambaran yang jelas tentang tantangan ini. Pada bulan Desember, impor minyak mentah harian India mencapai 1,36 juta barel per hari, yang merupakan bagian penting dari pasokan energi negara tersebut. Volume besar ini menjelaskan pentingnya strategis India dalam rantai pasokan minyak Rusia.
Tantangan utama dalam mengalihkan ekspor minyak
Potensi hilangnya pasar India akan menempatkan Rusia menghadapi tantangan besar: mencari pembeli alternatif untuk menjual sejumlah besar minyak. Sementara sanksi Barat sudah membatasi akses ke pasar tradisional, kemungkinan pengabaian India ini dapat memperburuk kesulitan Rusia. Industri energi Rusia perlu mengeksplorasi strategi alternatif untuk mempertahankan ekspor minyaknya dalam jangka menengah.