Dasar
Spot
Perdagangkan kripto dengan bebas
Perdagangan Margin
Perbesar keuntungan Anda dengan leverage
Konversi & Investasi Otomatis
0 Fees
Perdagangkan dalam ukuran berapa pun tanpa biaya dan tanpa slippage
ETF
Dapatkan eksposur ke posisi leverage dengan mudah
Perdagangan Pre-Market
Perdagangkan token baru sebelum listing
Futures
Akses ribuan kontrak perpetual
TradFi
Emas
Satu platform aset tradisional global
Opsi
Hot
Perdagangkan Opsi Vanilla ala Eropa
Akun Terpadu
Memaksimalkan efisiensi modal Anda
Perdagangan Demo
Pengantar tentang Perdagangan Futures
Bersiap untuk perdagangan futures Anda
Acara Futures
Gabung acara & dapatkan hadiah
Perdagangan Demo
Gunakan dana virtual untuk merasakan perdagangan bebas risiko
Peluncuran
CandyDrop
Koleksi permen untuk mendapatkan airdrop
Launchpool
Staking cepat, dapatkan token baru yang potensial
HODLer Airdrop
Pegang GT dan dapatkan airdrop besar secara gratis
Launchpad
Jadi yang pertama untuk proyek token besar berikutnya
Poin Alpha
Perdagangkan aset on-chain, raih airdrop
Poin Futures
Dapatkan poin futures dan klaim hadiah airdrop
Investasi
Simple Earn
Dapatkan bunga dengan token yang menganggur
Investasi Otomatis
Investasi otomatis secara teratur
Investasi Ganda
Keuntungan dari volatilitas pasar
Soft Staking
Dapatkan hadiah dengan staking fleksibel
Pinjaman Kripto
0 Fees
Menjaminkan satu kripto untuk meminjam kripto lainnya
Pusat Peminjaman
Hub Peminjaman Terpadu
Mengapa banyak orang tidak bisa melakukan trading dengan baik? Lakukan tiga langkah ini dengan baik: penguasaan tren, manajemen posisi, dan teknik operasional
1. Penguasaan tren yang buruk: Terbawa oleh fluktuasi jangka pendek, tidak menangkap "arah utama"
Kebanyakan orang fokus pada fluktuasi harian yang sering terjadi, menganggap volatilitas jangka pendek sebagai pembalikan tren, entah keluar terlalu awal sehingga melewatkan tren utama, atau melawan arus dan terjebak; ada juga yang tidak mampu menilai tren secara sederhana (misalnya melihat titik tertinggi dan terendah yang meningkat/menurun), menebak puncak dan dasar berdasarkan feeling, mengabaikan inti dari "mengikuti arus".
2. Manajemen posisi yang buruk: Entah bertaruh penuh atau takut membeli
Ada yang langsung masuk dengan posisi penuh, jika terjadi koreksi kecil langsung stop loss sehingga modal menyusut drastis; ada juga yang takut rugi, setelah mendapatkan sedikit keuntungan langsung keluar, sehingga keuntungan tidak cukup menutupi kerugian satu kali, dan dalam jangka panjang mengalami kerugian keseluruhan; ada juga yang tidak memahami "membagi posisi, mengambil keuntungan secara bertahap", satu kali operasi risiko menjadi tinggi, tidak ada ruang toleransi kesalahan.
3. Teknik operasional yang buruk: Membuat hal sederhana menjadi rumit, tidak mengikuti aturan dasar
Selalu ingin menangkap setiap titik tertinggi dan terendah, sering berganti instrumen, mengikuti tren naik turun secara berlebihan, mengabaikan "hanya melakukan trading pada pasar yang dipahami"; tidak memiliki aturan tetap untuk take profit dan stop loss, saat untung serakah tidak mengambil keuntungan, saat rugi karena keberuntungan tidak melakukan stop loss, membuat kerugian kecil menjadi besar; ada juga yang mengikuti arus, membeli saat orang lain bilang beli, menjual saat orang lain bilang jual, tanpa standar penilaian sendiri, operasinya tidak teratur.