Syukur dan siklus sebab-akibat digabungkan, dapat membuat kita mencapai keadaan yang lebih baik: energi, waktu, dan latihan. Bersyukur adalah penguat dari siklus positif, sebab-akibat bersifat fluktuatif, ketika kamu bersyukur, kamu tidak hanya menerima hasil saat ini, tetapi juga menanamkan energi untuk sebab berikutnya. Bersyukur akan membuat intuisi kamu lebih tajam, memudahkan kamu menangkap peluang yang fleeting. Bagian yang paling menguji siklus sebab-akibat adalah bahwa seringkali ada jarak waktu antara sebab dan akibat. Orang biasa hanya fokus pada hasil saat ini, sementara master fokus pada sebab saat ini. Segala sesuatu adalah siklus, yang berarti tidak ada puncak yang abadi, juga tidak ada lembah yang abadi. Dalam sistem siklus tertutup, output kamu kepada orang lain akhirnya akan mengalir kembali ke dirimu sendiri dalam bentuk tertentu. Pengetahuan yang kita bagikan, orang yang kita bantu, akhirnya akan berkumpul menjadi reputasi dan energi potensial kita sendiri. Proses mengajar orang lain sebenarnya adalah proses memahami diri sendiri secara mendalam. Transformasi memberi dan menerima ini adalah sebab-akibat yang paling indah.

Lihat Asli
Halaman ini mungkin berisi konten pihak ketiga, yang disediakan untuk tujuan informasi saja (bukan pernyataan/jaminan) dan tidak boleh dianggap sebagai dukungan terhadap pandangannya oleh Gate, atau sebagai nasihat keuangan atau profesional. Lihat Penafian untuk detailnya.
  • Hadiah
  • Komentar
  • Posting ulang
  • Bagikan
Komentar
0/400
Tidak ada komentar
  • Sematkan