Pengalaman dari Tiongkok memberi tahu kita bahwa produk dari kompromi kepentingan dua kubu sering kali dapat menghasilkan peristiwa besar. Mengapa Trump memilih Powell sebagai Ketua Federal Reserve berikutnya? Kepentingan inti di Wall Street adalah kepercayaan dolar AS, yang merupakan fondasi bagi penghisapan global oleh Wall Street. Mereka khawatir bahwa kebijakan fiskal Trump akan menyebabkan inflasi sekunder, sehingga membutuhkan seorang ketua bank sentral yang hawkish untuk menekan ekspektasi inflasi dan menjaga kepercayaan dolar AS. Dari segi politik, Powell adalah orang yang dapat diterima oleh arus utama dan Trump; dia memahami tuntutan Wall Street dan tidak seperti Powell yang dibenci Trump. Dalam pasar bullish, bahkan orang bodoh bisa mendapatkan keuntungan dengan santai, sementara pasar bearish dan pasar yang bergejolak adalah waktu yang tepat bagi kita untuk menunjukkan kemampuan kita.

Lihat Asli
Halaman ini mungkin berisi konten pihak ketiga, yang disediakan untuk tujuan informasi saja (bukan pernyataan/jaminan) dan tidak boleh dianggap sebagai dukungan terhadap pandangannya oleh Gate, atau sebagai nasihat keuangan atau profesional. Lihat Penafian untuk detailnya.
  • Hadiah
  • Komentar
  • Posting ulang
  • Bagikan
Komentar
0/400
Tidak ada komentar
  • Sematkan