Dasar
Spot
Perdagangkan kripto dengan bebas
Perdagangan Margin
Perbesar keuntungan Anda dengan leverage
Konversi & Investasi Otomatis
0 Fees
Perdagangkan dalam ukuran berapa pun tanpa biaya dan tanpa slippage
ETF
Dapatkan eksposur ke posisi leverage dengan mudah
Perdagangan Pre-Market
Perdagangkan token baru sebelum listing
Futures
Akses ribuan kontrak perpetual
TradFi
Emas
Satu platform aset tradisional global
Opsi
Hot
Perdagangkan Opsi Vanilla ala Eropa
Akun Terpadu
Memaksimalkan efisiensi modal Anda
Perdagangan Demo
Futures Kickoff
Bersiap untuk perdagangan futures Anda
Acara Futures
Gabung acara & dapatkan hadiah
Perdagangan Demo
Gunakan dana virtual untuk merasakan perdagangan bebas risiko
Peluncuran
CandyDrop
Koleksi permen untuk mendapatkan airdrop
Launchpool
Staking cepat, dapatkan token baru yang potensial
HODLer Airdrop
Pegang GT dan dapatkan airdrop besar secara gratis
Launchpad
Jadi yang pertama untuk proyek token besar berikutnya
Poin Alpha
Perdagangkan aset on-chain, raih airdrop
Poin Futures
Dapatkan poin futures dan klaim hadiah airdrop
Investasi
Simple Earn
Dapatkan bunga dengan token yang menganggur
Investasi Otomatis
Investasi otomatis secara teratur
Investasi Ganda
Keuntungan dari volatilitas pasar
Soft Staking
Dapatkan hadiah dengan staking fleksibel
Pinjaman Kripto
0 Fees
Menjaminkan satu kripto untuk meminjam kripto lainnya
Pusat Peminjaman
Hub Peminjaman Terpadu
Belakangan ini, dua negara besar akhirnya menyelesaikan pertemuan yang telah hampir dua tahun tidak dilakukan secara tatap muka, layak untuk dibuatkan sebuah artikel khusus, berikut rangkuman untuk Anda.
Kemarin, selama KTT Kerjasama Ekonomi Asia-Pasifik (Asia‑Pacific Economic Cooperation / APEC), Trump dan Xi Jinping melakukan pertemuan langsung selama sekitar satu jam empat puluh menit.
Dalam pertemuan tersebut, inti kesepakatan yang dicapai adalah sebagai berikut: China setuju untuk menunda pembatasan ekspor terhadap tanah jarang dan mineral penting lainnya, sementara untuk sementara waktu selama satu tahun.
Amerika Serikat berjanji bahwa China akan kembali membeli produk pertanian Amerika secara besar-besaran, seperti kedelai dan alfalfa, sebagai bentuk kompromi.
Selain itu, kedua belah pihak juga mengusulkan kerangka interaksi baru, termasuk negosiasi lanjutan mengenai mineral langka, aliran bahan kimia utama obat, perdagangan pertanian, semikonduktor, dan kontrol ekspor.
Perlu dicatat bahwa pertemuan ini tidak melibatkan negosiasi langsung atau komitmen terbuka terkait Taiwan.
Setelah pertemuan ini, pasar dan media pun merespons dengan cepat:
Pesanan ekspor produk pertanian Amerika ke China menunjukkan tanda-tanda kembali, misalnya satu pengiriman sorgum dari Amerika telah dikirim ke China, ini adalah tren perdagangan pertama yang jelas setelah pertemuan.
Pihak resmi China mengumumkan bahwa mulai 10 November, mereka akan mencabut tarif balasan terhadap beberapa produk pertanian Amerika.
Meskipun hubungan bilateral tampak "sementara mereda", para analis menunjukkan bahwa ini hanyalah "gencatan senjata" dan bukan perjanjian damai lengkap, karena konflik mendasar masih tetap ada.
Kesimpulan: Pertemuan Xi-Trump ini bukanlah sebuah titik balik yang menandai akhir, melainkan sebuah jeda sementara yang menunda konflik. Kedua pihak mendapatkan apa yang mereka inginkan — Amerika Serikat memperoleh ruang untuk negosiasi ekspor produk pertanian dan teknologi, sementara China mendapatkan penundaan pembatasan ekspor dan pembukaan kembali pasar perdagangan.
Meskipun tampak mereda, isu-isu utama seperti kontrol chip canggih, hegemoni teknologi, dan restrukturisasi rantai pasokan masih belum terselesaikan. Pasar dan pengamat harus tetap waspada, karena "permainan di balik senyum diplomatik" ini baru saja dimulai.