Berita Gate News, pada 11 Maret, dua kapal minyak diserang di Teluk Utara dekat Irak dan Kuwait, kembali memicu kekhawatiran tentang keamanan pelayaran komersial di kawasan tersebut, dan harga minyak internasional langsung melonjak secara signifikan saat pembukaan perdagangan hari Kamis. Laporan awal menunjukkan bahwa kapal-kapal tersebut kemungkinan besar terkena kapal ledak tanpa awak dari Iran atau perangkat serupa, sebuah metode yang semakin sering digunakan dalam serangan laut di kawasan ini. Analisis menyebutkan bahwa Teluk Utara, terutama perairan di sekitar Irak dan Kuwait, adalah pusat penting ekspor minyak global. Setiap ketidakstabilan di perairan ini berpotensi mempengaruhi pasar energi dunia. Bahkan serangan kecil sekalipun dapat meningkatkan biaya asuransi pelayaran, menyebabkan kapal mengalihkan jalur, dan memperburuk kekhawatiran gangguan pasokan, sementara pasar minyak mentah sudah berada di bawah tekanan akibat risiko geopolitik. Meskipun rincian spesifik dari serangan tersebut masih dalam penyelidikan, peristiwa ini menyoroti semakin rentannya rantai pasokan energi global di kawasan tersebut.