Harga minyak naik ke $119, mencapai level tertinggi sejak 2022, Bitcoin tetap di $67.000, kemungkinan Federal Reserve mempertahankan suku bunga pada bulan Maret sebesar 99%

BTC2,16%

Berita Gate News, pada 9 Maret, hari Senin pagi Asia, harga minyak WTI (Minyak Mentah West Texas Intermediate) sempat naik hingga $119 per barel, mencapai level tertinggi sejak invasi Rusia ke Ukraina pada tahun 2022. Irak memperingatkan bahwa karena ancaman dari Iran terhadap kapal tanker di Selat Hormuz, produksi minyak mentah global sekitar 3 juta barel per hari mungkin terdampak. Data dari The Kobeissi Letter menunjukkan bahwa kerugian pasokan minyak mentah global hampir 20 juta barel per hari. Harga Bitcoin tetap berada di sekitar $67.000, tanpa menunjukkan tanda-tanda panic selling. Secara teknikal, BTC/USD mencatat minggu positif pertama dalam 7 minggu terakhir dan membentuk pola hammer terbalik. Data dari Polymarket menunjukkan bahwa peluang Federal Reserve mempertahankan suku bunga tidak berubah pada 18 Maret sekitar 99%, sementara peluang untuk memotong suku bunga sebesar 25 basis poin sekitar 27%. (Cointelegraph)

Lihat Asli
Penafian: Informasi di halaman ini dapat berasal dari pihak ketiga dan tidak mewakili pandangan atau opini Gate. Konten yang ditampilkan hanya untuk tujuan referensi dan bukan merupakan nasihat keuangan, investasi, atau hukum. Gate tidak menjamin keakuratan maupun kelengkapan informasi dan tidak bertanggung jawab atas kerugian apa pun yang timbul akibat penggunaan informasi ini. Investasi aset virtual memiliki risiko tinggi dan rentan terhadap volatilitas harga yang signifikan. Anda dapat kehilangan seluruh modal yang diinvestasikan. Harap pahami sepenuhnya risiko yang terkait dan buat keputusan secara bijak berdasarkan kondisi keuangan serta toleransi risiko Anda sendiri. Untuk detail lebih lanjut, silakan merujuk ke Penafian.
Komentar
0/400
Tidak ada komentar