Pada tanggal 6 Maret, harga transaksi XRP saat ini berada di kisaran $1,41 hingga $1,46, naik sekitar 4% dalam 24 jam terakhir, tetapi tetap jauh di bawah puncak sejarah Juli 2025 sebesar $3,65. Perusahaan data blockchain Cryptoquant menunjukkan bahwa tingkat biaya dana XRP di bursa utama (CEX) telah memasuki wilayah negatif ekstrem, yang berarti pasar didominasi oleh posisi short. Jika harga mulai rebound, posisi short mungkin dipaksa untuk menutup posisi mereka, menciptakan efek “karet elastis” yang cepat mendorong kenaikan harga.
Analis Jonatan Randin menunjukkan bahwa terdapat dua skenario untuk pergerakan XRP pada akhir 2026: dalam skenario pasar bullish, jika pasar kripto secara keseluruhan stabil dan preferensi risiko meningkat, XRP berpotensi rebound ke sekitar $3, yang merupakan level resistansi tertinggi pada siklus 2025; dalam skenario pasar bearish, jika Bitcoin mengalami tekanan dan suasana pasar lemah, XRP mungkin kembali ke kisaran harga historis sekitar $0,65. Model prediksi Flitpay menunjukkan bahwa harga tertinggi XRP pada 2026 bisa mencapai $6,50, harga terendah sekitar $1,21, dan harga rata-rata sekitar $3,85, namun ini bukan jaminan investasi.
Faktor regulasi juga menjadi variabel kunci harga. Pengesahan RUU “Clear Act” akan membangun kerangka regulasi yang jelas untuk mata uang kripto, membagi yurisdiksi antara CFTC dan SEC, yang berpotensi mendorong perkembangan XRP lebih jauh. Investor di bidang kripto, David Sacks, berpendapat bahwa setelah undang-undang ini berlaku, bank akan secara penuh memasuki pasar kripto, meningkatkan permintaan nyata terhadap XRP.
Dalam aplikasi nyata, Ripple Payments telah memproses lebih dari 100 miliar dolar AS transaksi di lebih dari 60 pasar. Sementara itu, SBI Holdings dari Jepang juga memanfaatkan XRP untuk mengirim uang ke Filipina, Vietnam, dan Indonesia. Selain itu, Ondo Finance dan Guggenheim masing-masing menerbitkan obligasi AS tokenisasi dan produk pendapatan tetap di atas ledger XRP, menunjukkan potensi mereka dalam pembayaran lintas batas dan pasar aset digital.
Secara keseluruhan, harga XRP dalam jangka pendek mungkin didorong oleh tingkat biaya dana dan penutupan posisi short, sementara tren jangka panjang akan bergantung pada preferensi risiko pasar, kinerja Bitcoin, dan perkembangan regulasi. Investor perlu memperhatikan peluang rebound harga sekaligus waspada terhadap risiko volatilitas pasar.