VanEck: Ethereum berpotensi menjadi aset penyimpan nilai yang melampaui Bitcoin

2025-08-11 09:54:36
Menengah
Blockchain
Artikel ini mengulas pandangan analis VanEck serta mengeksplorasi potensi dan keunggulan Ethereum sebagai aset penyimpan nilai. Pembahasannya menitikberatkan pada fitur staking, sistem tata kelola, dan kebijakan inflasi Ethereum.

Analis VanEck menilai Ethereum semakin kokoh sebagai pesaing utama Bitcoin dalam perebutan posisi aset penyimpan nilai terbaik.

Peralihan ini didorong oleh adopsi Perbendaharaan Aset Digital (DAT) yang kian meningkat, di mana perusahaan global kini lebih banyak memilih Ethereum dan Bitcoin sebagai sarana perlindungan aset digital mereka.

Pada awalnya, Bitcoin menjadi pilihan utama untuk DAT berkat pasokan tetap dan reputasi stabilitasnya. Namun, perkembangan terakhir telah meningkatkan minat pasar terhadap Ethereum secara signifikan.

Di Amerika Serikat, perubahan regulasi menyoroti pentingnya stablecoin dan tokenisasi—dua fitur fundamental dalam ekosistem Ethereum.

Hal ini membuat pemanfaatan ETH meluas jauh melebihi tujuan awalnya, terlihat dari beberapa broker dan bursa besar yang kini menawarkan saham yang telah ditokenisasi di blockchain Ethereum.

Fleksibilitas Ethereum yang terus berkembang juga dipandang sebagai keunggulan utama dibanding Bitcoin.

Berdasarkan analisis VanEck, Ethereum mendukung ragam strategi finansial yang lebih kompleks, sehingga institusi dapat mengakumulasi ETH secara lebih efisien daripada BTC.

Lewat mekanisme staking ETH, kas perusahaan dapat memperoleh ETH tambahan sekaligus berkontribusi pada keamanan jaringan—kesempatan imbal hasil yang tidak tersedia secara langsung pada Bitcoin.

Pergeseran Ethereum dari Proof of Work (PoW) menuju Proof of Stake (PoS) memberikan dampak besar terhadap tingkat inflasi ETH.

Data VanEck mencatat bahwa transisi ini menurunkan pertumbuhan suplai ETH secara drastis: dari 120,6 juta ETH di Oktober 2022 menjadi 120,1 juta ETH pada April 2024, setara dengan tingkat deflasi -0,25%.

Sebagai pembanding, suplai Bitcoin tumbuh 1,1% pada periode yang sama, sehingga kebijakan inflasi Ethereum dinilai lebih menarik bagi pemegang ETH.

Tingkat inflasi Bitcoin turun 50% setiap kali halving terjadi, memberikan prediktabilitas pada laju inflasinya. Namun, tantangan utamanya adalah Bitcoin selama ini mengandalkan insentif blok untuk mendorong aktivitas penambang.

Sepanjang satu tahun terakhir, para penambang Bitcoin secara total memperoleh lebih dari USD 14 miliar dari insentif blok.

Seiring inflasi Bitcoin terus berkurang pada halving berikutnya, model keamanan jaringannya akan semakin tertekan, sehingga berpotensi memperbesar ketergantungan pada biaya transaksi atau kenaikan harga. Tanpa dukungan biaya transaksi atau kenaikan harga, keamanan blockchain bisa terancam dan mungkin memerlukan perubahan besar pada model ekonomi.

Di sisi lain, sistem PoS Ethereum memberikan pemegang token kontrol lebih terhadap tata kelola jaringan, sehingga keputusan mengenai pembaruan maupun kebijakan ekonomi lebih jelas selaras dengan kepentingan mereka.

Berbeda dengan Bitcoin yang mengedepankan tata kelola berbasis penambang, di mana insentif ekonomi penambang menjadi penentu arah keputusan.

Oleh karena itu, analis VanEck memandang bahwa dengan struktur tata kelola yang semakin adaptif, Ethereum berpeluang menjadi aset penyimpan nilai jangka panjang yang lebih unggul dibanding Bitcoin.

Disclaimer:

  1. Artikel ini merupakan hasil publikasi ulang dari [TechFlow]. Hak cipta asli tetap milik [cryptoslate]. Jika ada keberatan atas publikasi ini, silakan hubungi tim Gate Learn untuk penyelesaian segera.
  2. Disclaimer: Penulis sepenuhnya bertanggung jawab atas opini dan pandangan dalam artikel ini, dan tidak dapat dianggap sebagai nasihat investasi dalam bentuk apapun.
  3. Versi terjemahan artikel dalam bahasa lain diterjemahkan oleh tim Gate Learn. Mohon tidak memperbanyak, mendistribusikan, atau menyalin versi terjemahan tanpa mencantumkan kredit kepada Gate.

Bagikan

Kalender Kripto
Token Terbuka
Wormhole akan membuka 1.280.000.000 token W pada 3 April, yang merupakan sekitar 28,39% dari pasokan yang saat ini beredar.
W
-7.32%
2026-04-02
Token Dibuka
Jaringan Pyth akan membuka 2.130.000.000 token PYTH pada 19 Mei, yang merupakan sekitar 36,96% dari pasokan yang saat ini beredar.
PYTH
2.25%
2026-05-18
Token Terbuka
Pump.fun akan membuka 82.500.000.000 token PUMP pada 12 Juli, yang merupakan sekitar 23,31% dari total pasokan yang saat ini beredar.
PUMP
-3.37%
2026-07-11
Pembukaan Token
Succinct akan membuka 208.330.000 token PROVE pada 5 Agustus, yang merupakan sekitar 104,17% dari suplai yang sedang beredar saat ini.
PROVE
2026-08-04
sign up guide logosign up guide logo
sign up guide content imgsign up guide content img
Sign Up

Artikel Terkait

Apa itu Tronscan dan Bagaimana Anda Dapat Menggunakannya pada Tahun 2025?
Pemula

Apa itu Tronscan dan Bagaimana Anda Dapat Menggunakannya pada Tahun 2025?

Tronscan adalah penjelajah blockchain yang melampaui dasar-dasar, menawarkan manajemen dompet, pelacakan token, wawasan kontrak pintar, dan partisipasi tata kelola. Pada tahun 2025, ia telah berkembang dengan fitur keamanan yang ditingkatkan, analitika yang diperluas, integrasi lintas rantai, dan pengalaman seluler yang ditingkatkan. Platform ini sekarang mencakup otentikasi biometrik tingkat lanjut, pemantauan transaksi real-time, dan dasbor DeFi yang komprehensif. Pengembang mendapatkan manfaat dari analisis kontrak pintar yang didukung AI dan lingkungan pengujian yang diperbaiki, sementara pengguna menikmati tampilan portofolio multi-rantai yang terpadu dan navigasi berbasis gerakan pada perangkat seluler.
2023-11-22 18:27:42
Apa itu Hyperliquid (HYPE)?
Menengah

Apa itu Hyperliquid (HYPE)?

Hyperliquid adalah platform blockchain terdesentralisasi yang memungkinkan perdagangan efisien, kontrak abadi, dan alat yang ramah pengembang untuk inovasi.
2025-03-03 02:56:44
Apa itu USDC?
Pemula

Apa itu USDC?

Sebagai jembatan yang menghubungkan mata uang fiat dan mata uang kripto, semakin banyak stablecoin yang dibuat, dengan banyak di antaranya yang ambruk tak lama kemudian. Bagaimana dengan USDC, stablecoin terkemuka saat ini? Bagaimana itu akan berkembang di masa depan?
2022-11-21 10:36:25
Apa Itu Narasi Kripto? Narasi Teratas untuk 2025 (DIPERBARUI)
Pemula

Apa Itu Narasi Kripto? Narasi Teratas untuk 2025 (DIPERBARUI)

Memecoins, token restaking yang cair, derivatif staking yang cair, modularitas blockchain, Layer 1s, Layer 2s (Optimistic rollups dan zero knowledge rollups), BRC-20, DePIN, bot perdagangan kripto Telegram, pasar prediksi, dan RWAs adalah beberapa narasi yang perlu diperhatikan pada tahun 2024.
2024-11-26 02:13:25
Apa itu Stablecoin?
Pemula

Apa itu Stablecoin?

Stablecoin adalah mata uang kripto dengan harga stabil, yang sering dipatok ke alat pembayaran yang sah di dunia nyata. Ambil USDT, stablecoin yang paling umum digunakan saat ini, misalnya, USDT dipatok ke dolar AS, dengan 1 USDT = 1 USD.
2022-11-21 08:35:14
Apa itu Axie Infinity?
Pemula

Apa itu Axie Infinity?

Axie Infinity adalah proyek GameFi terkemuka, yang model dual-token AXS dan SLP-nya telah sangat membentuk proyek-proyek kemudian. Karena meningkatnya P2E, semakin banyak pendatang baru tertarik untuk bergabung. Menanggapi biaya yang melonjak, sebuah sidechain khusus, Ronin, yang
2024-07-10 09:04:21