Apakah Anda akan percaya jika seseorang mengatakan bahwa ada trader cerdas yang benar-benar bisa menghasilkan uang dengan memprediksi cuaca dan suhu?

Trader di atas, yang dikenal sebagai neobrother, secara agresif memasang taruhan pada hasil cuaca kota di Polymarket dan telah mengumpulkan keuntungan lebih dari $20.000. Ia bukan spekulan sembarangan, melainkan spesialis berbasis data yang fokus pada pasar niche dan sangat menguasai peluang serta leverage. Hampir seluruh perdagangan neobrother terpusat pada pasar prediksi cuaca, terutama pada suhu tertinggi harian di kota-kota besar dunia seperti Buenos Aires, Miami, Ankara, Chicago, dan New York.
Ia tidak bertaruh pada tren pasar secara umum—ia bertaruh pada akurasi, beroperasi layaknya arbitrase grid dalam meteorologi.
Contohnya di Buenos Aires. Alih-alih hanya memilih satu suhu, ia menerapkan strategi “laddering” dengan membeli posisi “Yes” secara bersamaan untuk 29°C, 30°C, 31°C, 32°C, 33°C, bahkan 34°C+. Cara ini mirip dengan strategi strangle atau grid trading pada opsi, di mana ia menempatkan serangkaian order harga rendah (0,2¢–15¢) dalam rentang suhu yang sangat mungkin terjadi. Jika suhu akhir berada di kisaran tersebut, keuntungan besar dari satu atau dua posisi—seperti return 811,78% dari 31°C—lebih dari cukup untuk menutup kerugian pada tangga lainnya, sehingga tetap meraih profit signifikan.
Ia juga sangat piawai dalam menangkap peluang dengan probabilitas sangat rendah. Sebagian besar entri pasar prediksinya berada pada harga yang sangat rendah. Misalnya, rata-rata entri untuk hasil 32°C di Buenos Aires hanya 0,7¢, memberinya potensi odds hampir 142x. Tangkapan layar menunjukkan posisi tersebut telah naik menjadi 5¢ (kenaikan 733%).

Ia memanfaatkan biaya minimal untuk menangkap pergerakan harga yang dipicu oleh perubahan prakiraan cuaca. Gaya ini menuntut keahlian mendalam pada model meteorologi seperti ECMWF atau GFS, serta kemampuan mengambil keputusan cepat saat harga pasar tertinggal dari pembaruan prakiraan.
Prediksinya yang mencapai 2.373 menunjukkan pendekatan trading frekuensi sangat tinggi yang sangat terotomatisasi atau tersistematisasi. Ia kemungkinan besar adalah trader kuantitatif atau semi-kuantitatif, menggunakan skrip untuk memantau perubahan prakiraan cuaca secara real time dan menempatkan order secara instan. Ia tidak pernah mengunci dana besar pada satu posisi, melainkan secara konsisten mengejar return besar dengan risiko minimal, lalu segera menarik profit atau menggandakannya pada putaran berikutnya.
Ia mungkin memiliki akses ke sumber data cuaca yang lebih akurat dan real-time dibandingkan yang tersedia untuk sebagian besar trader ritel di Polymarket—mungkin melalui integrasi langsung dengan API meteorologi. Politik dan olahraga penuh dengan noise, sedangkan cuaca adalah fisika dan matematika murni. Dengan model yang presisi, pasar ini menjadi mesin uang yang andal.
Jika neobrother adalah “geek cuaca” yang menjalankan perhitungan laboratorium secara presisi pada elemen, maka Hans323 adalah “pemburu black swan” dan “master peluang” di Polymarket. Di pasar cuaca London, Hans323 menempatkan satu taruhan sebesar $92.000 dengan peluang keberhasilan hanya 8% dan meraih keuntungan fantastis sebesar $1,11 juta.

Pendekatan Hans323 jauh melampaui prakiraan dasar—ia memanfaatkan profil risiko-imbalan yang sangat asimetris untuk meraih keuntungan modal dalam skala besar.

Berdasarkan perdagangan yang dimenangkannya, harga entri biasanya berkisar antara 2¢ hingga 8¢. Di pasar prediksi, ini berarti pasar hanya memberikan probabilitas 2%–8% pada hasil tersebut. Sementara kebanyakan peserta mungkin hanya berani menaruh $10 pada kontrak 2¢, Hans323 justru menempatkan $92.632 pada level 8¢ untuk taruhan suhu London.
Strategi ini mengingatkan pada pendekatan investasi leverage ala manajer hedge fund Nassim Taleb: ia tidak gentar dengan tingkat kegagalan 90%, karena satu return 1.100% atau bahkan 5.300% bisa menutup ribuan upaya yang gagal.
Berbeda dengan “laddered coverage” ala neobrother, Hans323 lebih suka menempatkan modal besar pada posisi sempit yang secara statistik sangat bias—membutuhkan keyakinan tinggi dan model dasar yang sangat kuat.
Selain itu, riwayat perdagangannya menunjukkan ia operator yang sangat adaptif, kemungkinan didukung tim data scraping yang andal atau sumber intelijen khusus. Di bidang politik, misalnya, ia bertaruh Trump akan mengeluarkan kurang dari 10 executive order pada Juni (entri 7¢); di olahraga, ia membeli Scottie Scheffler untuk memenangkan PGA pada odds terendah (2¢); dan di budaya, ia sukses memprediksi TIME’s Person of the Year (6¢)—semua dengan hasil yang impresif.
Meski profit adalah tujuan utama, pengguna biasa yang mengikuti trader papan atas di Polymarket sebaiknya tidak hanya melihat rasio kemenangan, namun juga memperhatikan alokasi modal dan manajemen risiko pribadi secara cermat. Dampak kerugian besar sangat berbeda tergantung toleransi risiko masing-masing individu.





