Pada Maret 2026, Strategy kembali menjadi sorotan pasar. Berdasarkan pengungkapan terbaru, perusahaan ini menginvestasikan sekitar $1,57 miliar hingga $1,6 miliar untuk membeli sekitar 22.337 Bitcoin dengan harga rata-rata mendekati $70.000.
Sumber gambar: Situs Resmi Strategy
Setelah akumulasi ini, total kepemilikan Bitcoin Strategy mencapai 761.068 BTC, menjadikannya pemegang Bitcoin terdaftar publik terbesar di dunia—jauh melampaui perusahaan lain. Pencapaian ini bukan hanya menciptakan rekor baru, tetapi juga memperkuat pengakuan pasar terhadap era “cadangan Bitcoin korporasi”.
Sumber gambar: Halaman Pasar Gate
Secara absolut, 761.000 BTC mewakili lebih dari 3% dari total suplai Bitcoin yang beredar saat ini—proporsi yang sangat berpengaruh terhadap pasar.
Rincian lebih lanjut menunjukkan:
Lebih penting lagi, konsentrasi ini berdampak pada likuiditas pasar:
Secara praktik, Strategy bertindak sebagai pembeli “quasi-central bank”.
Strategi utama Strategy adalah menggunakan pendanaan pasar modal untuk terus membeli Bitcoin.
Sumber pendanaan utama meliputi:
Perusahaan berulang kali mengungkapkan penggalangan dana ratusan juta dolar melalui penerbitan saham dan saham preferen, lalu mengalokasikan dana tersebut untuk membeli BTC.
Pendekatan ini membentuk “positive feedback loop”:
Struktur ini menjadi “penguat bull market dengan leverage”. Pendiri Michael Saylor secara konsisten mengadvokasi logika ini, menekankan bahwa Bitcoin adalah aset cadangan jangka panjang yang lebih unggul dibandingkan kas.
Pembelian berkelanjutan Strategy bukan sekadar aksi satu perusahaan—ini mencerminkan tren institusi.
Data menunjukkan:
Tren ini memicu tiga perubahan utama:
Tindakan Strategy secara fundamental mendorong revaluasi sifat aset Bitcoin.
Meski model Strategy tampak sukses, risikonya tidak dapat diabaikan.
Neraca perusahaan hampir sepenuhnya bergantung pada fluktuasi harga BTC:
Di bawah standar akuntansi baru:
Sebelumnya, perusahaan mencatat kerugian lebih dari $10 miliar akibat penurunan harga Bitcoin.
Model ini bergantung pada:
Jika sentimen pasar berbalik:
Ini menjadi inti kontroversi terkait identitasnya sebagai “perusahaan alat BTC berleverage tinggi”.
Estimasi industri menunjukkan jika Strategy menargetkan kepemilikan 1 juta BTC pada akhir 2026:
Artinya:
Secara strategis, jalurnya jelas:
Akuisisi Bitcoin Strategy senilai $1,6 miliar yang meningkatkan kepemilikan menjadi 761.000 BTC, bukan sekadar alokasi aset—ini adalah peristiwa penting bagi pasar.
Tiga sinyal utama muncul:
Di sisi lain, strategi yang sangat terkonsentrasi dan bergantung pada pendanaan ini menjadikan Strategy salah satu pemain paling kontroversial di pasar kripto.
Ke depan, keberhasilan Strategy mencapai 1 juta BTC tidak hanya bergantung pada pergerakan harga Bitcoin, tetapi juga pada kepercayaan berkelanjutan pasar modal terhadap “model taruhan ekstrem” ini.





