Seiring Keuangan Terdesentralisasi (DeFi) terus memperluas jangkauan ke sektor derivatif, sistem perdagangan dituntut untuk menyeimbangkan pencocokan berfrekuensi tinggi, latensi rendah, dan keamanan on-chain. Model perdagangan yang sepenuhnya on-chain memang menawarkan transparansi, namun masih terbatas dalam hal performa dan efisiensi biaya, sehingga mendorong munculnya sistem perdagangan dengan arsitektur hibrida.
Dalam konteks ini, edgeX menonjol sebagai solusi Perp DEX terdepan dengan memisahkan proses pencocokan dari blockchain, namun tetap mempertahankan penyelesaian dan kustodian aset secara on-chain. Model perdagangan ini menghadirkan efisiensi sekaligus verifikasi, dan desain hibrida seperti ini kini menjadi fondasi utama infrastruktur perdagangan derivatif terdesentralisasi.
Perdagangan edgeX umumnya mengikuti enam langkah inti berikut:
Model eksekusi hibrida—pencocokan off-chain dan penyelesaian on-chain—memungkinkan edgeX menghadirkan efisiensi perdagangan sekaligus keamanan aset dengan hasil yang dapat diverifikasi.
Sistem edgeX memiliki arsitektur berlapis, dengan lapisan eksekusi—EDGE Stack—sebagai inti pemrosesan perdagangan.

Sumber gambar: edgeX Docs
Arsitektur ini terdiri dari lapisan antarmuka pengguna, lapisan eksekusi pencocokan, dan lapisan penyelesaian on-chain. Pengguna dapat berinteraksi melalui frontend atau API, mesin pencocokan off-chain menangani pemasangan order, dan jaringan blockchain mengelola konfirmasi status akhir serta perubahan aset.
Inovasi utama edgeX adalah memproses operasi komputasi berat—seperti pencocokan—secara off-chain, sementara hasil-hasil penting dikirimkan secara on-chain, sehingga efisiensi dan keamanan dapat tercapai secara bersamaan.
edgeX menggunakan model order book untuk pencocokan perdagangan, di mana pembeli dan penjual membangun kedalaman pasar melalui order maker, dan mesin pencocokan mengeksekusi perdagangan berdasarkan prioritas harga dan waktu.
Pencocokan off-chain memungkinkan proses berlatensi rendah, sehingga kecepatan pencocokan order setara dengan bursa terpusat. Hal ini sangat penting untuk perdagangan frekuensi tinggi pada perpetual futures, di mana refleksi harga secara cepat sangat dibutuhkan.
Dibandingkan dengan model Automated Market Maker (AMM), pendekatan order book lebih mengandalkan penyedia likuiditas aktif dan menawarkan keunggulan dalam penemuan harga serta pengendalian slippage.
Setelah order dicocokkan, sistem menghasilkan riwayat perdagangan dan melanjutkan ke tahap eksekusi serta penyelesaian.
Sistem memperbarui posisi pengguna berdasarkan harga isi, menghitung penyesuaian margin dan PnL Tidak Terealisasi, lalu mengirim data tersebut ke smart contract on-chain untuk transfer dana dan konfirmasi status akhir.
Penyelesaian on-chain memastikan hasil perdagangan yang dapat diverifikasi dan menjadi dasar mekanisme likuidasi—misalnya, likuidasi akan terjadi jika margin tidak mencukupi. Tahap ini sangat penting untuk menjembatani eksekusi off-chain dengan keamanan on-chain.
Untuk meningkatkan pengalaman pengguna, edgeX menyederhanakan pembayaran biaya on-chain melalui mekanisme “zero Gas” atau “abstraksi Gas”.
Pada umumnya, platform menanggung biaya transaksi on-chain atau mengonsolidasikannya ke dalam biaya perdagangan, sehingga pengguna tidak perlu membayar Gas secara terpisah.
Struktur biaya edgeX secara keseluruhan membagi beban biaya dan menyeimbangkan pasar melalui biaya perdagangan (model Maker/Taker) dan funding rate.
Likuiditas edgeX terutama berasal dari order maker di order book, baik dari market maker maupun trader reguler yang memasang kuotasi.
Market maker menyediakan kedalaman pasar dengan memasang order secara berkelanjutan, sehingga mengurangi slippage dan meningkatkan efisiensi perdagangan. Aktivitas perdagangan juga membentuk likuiditas keseluruhan, menciptakan struktur pasar yang dinamis.
Berbeda dengan model AMM yang mengandalkan pool likuiditas, model order book membutuhkan partisipasi aktif, menawarkan distribusi likuiditas yang fleksibel namun berpotensi menghadapi kekurangan kedalaman pada kondisi pasar ekstrem.
Mekanisme insentif edgeX berfokus pada aktivitas perdagangan dan penyediaan likuiditas.
Biaya perdagangan menjadi sumber pendapatan utama, dengan sebagian dialokasikan untuk menginsentif market maker atau memberi hadiah kepada pengguna aktif. edgeX juga dapat memberikan insentif token untuk mendorong partisipasi jangka panjang, dengan mendistribusikan hadiah kepada penyedia likuiditas atau trader.
Struktur ini mengoordinasikan perilaku partisipan dalam ekosistem terdesentralisasi, menjaga aktivitas pasar dan stabilitas sistem.
edgeX merupakan contoh arsitektur hibrida terdepan yang menggabungkan pencocokan off-chain untuk kinerja perdagangan tinggi dengan penyelesaian on-chain demi keamanan aset dan hasil yang dapat diverifikasi. Proses end-to-end—mulai dari pengiriman order hingga penyelesaian akhir—menunjukkan bagaimana bursa derivatif terdesentralisasi dapat menyeimbangkan efisiensi dan desentralisasi.
Pemahaman terhadap mekanisme ini memberikan gambaran sistematis tentang operasi Perp DEX dan menjadi kerangka kerja yang solid untuk menganalisis berbagai protokol perdagangan.
Tidak, edgeX menggunakan model hibrida dengan pencocokan off-chain dan penyelesaian on-chain.
Untuk meningkatkan kecepatan perdagangan dan menurunkan latensi, sehingga mendukung perdagangan frekuensi tinggi.
Tidak, biaya biasanya sudah termasuk dalam biaya perdagangan atau ditanggung oleh platform.
Utamanya dari order maker yang dipasang oleh market maker dan trader di order book.
Melalui penyelesaian on-chain dan eksekusi smart contract, sehingga seluruh hasil dapat diverifikasi.





