Seiring ekosistem blockchain berkembang, operasi multi-chain kini menjadi standar industri. Pengguna kerap memindahkan aset, mengotorisasi transaksi, dan melakukan perdagangan di berbagai jaringan, namun setiap chain membutuhkan token gas native masing-masing, sehingga menambah tahapan dalam aktivitas on-chain.
Untuk mengatasi tantangan ini, Gate menghadirkan fitur Gas Station yang mengalihkan pengelolaan gas dari persiapan manual pengguna menjadi dukungan otomatis oleh sistem, sehingga meningkatkan kemudahan transaksi multi-chain.
Pada era single-chain, pengguna hanya perlu memegang satu token gas untuk seluruh operasi. Namun, seiring aplikasi berkembang ke beragam jaringan EVM, kompleksitas meningkat tajam.
Pengguna harus:
Jika saldo gas pada salah satu chain kurang, transaksi tidak dapat dilanjutkan. Tantangan ini sangat terasa di lingkungan multi-chain.
Banyak kegagalan transaksi on-chain bukan karena masalah kontrak, melainkan gas yang tidak mencukupi sehingga jaringan tidak dapat mengonfirmasi transaksi.
Hal ini sangat sering terjadi saat aktivitas pasar tinggi, ketika pengguna lalai menyiapkan gas demi mengejar peluang perdagangan. Gangguan transaksi membuang waktu dan berpotensi menyebabkan peluang terlewatkan.
Menurunkan hambatan penggunaan gas sangat penting untuk meningkatkan pengalaman pengguna.
Gas Station menyediakan akun saldo gas khusus bagi setiap pengguna untuk pengelolaan yang terintegrasi.
Saat pengguna melakukan transaksi pada suatu chain namun saldo gas native tidak mencukupi, sistem otomatis menanggung biaya dari akun Gas Station, memastikan transaksi berjalan lancar.
Fitur utama mekanisme ini meliputi:
Gas tidak lagi menjadi prasyarat operasi, melainkan didukung secara otomatis di latar belakang.
Saat ini, Gas Station mendukung berbagai jaringan EVM terkemuka dan terus berkembang. Pengguna dapat melakukan top up menggunakan aset kripto populer, sehingga tidak perlu lagi memegang token native setiap chain secara terpisah.
Pendekatan top up multi-aset ini secara signifikan menurunkan biaya persiapan dan memungkinkan pengelolaan dana yang lebih efisien.
Bagi pengguna yang sering berinteraksi on-chain, hal ini berarti:
Sembari meningkatkan kemudahan, Gas Station juga menempatkan transparansi dan keamanan sebagai prioritas utama.
Seluruh catatan pembayaran dapat diakses, dengan detail saldo dan transaksi yang transparan. Sistem tidak memerlukan otorisasi smart contract tambahan, sehingga meminimalkan risiko.
Pengguna tetap memegang kendali penuh atas aset mereka sambil memperoleh dukungan layanan inti dari platform.
Seiring aplikasi Web3 menjangkau pengguna arus utama, platform—bukan pengguna—yang seharusnya menangani kompleksitas teknis di balik layar.
Gas Station menjadi arah baru dalam evolusi produk—memindahkan kompleksitas teknis ke backend agar pengguna dapat fokus pada aplikasi.
Seiring ekosistem multi-chain terus tumbuh, optimalisasi infrastruktur akan menjadi keunggulan kompetitif utama. Dengan terus mengurangi hambatan, pengelolaan gas berubah dari tantangan teknis menjadi layanan tak kasat mata, menciptakan lingkungan yang lebih inklusif untuk partisipasi luas dalam dunia on-chain.





