Judul Artikel (Bahasa Inggris):

Grafik: https://www.gate.com/trade/ETH_USDT
Pada 26 Januari 2026, Ethereum (ETH) diperdagangkan di kisaran $2.850, menandakan penurunan tajam dari tren sebelumnya dan menembus batas psikologis penting $3.000. Sepanjang pekan, harga menunjukkan volatilitas tinggi, dengan indikator teknikal mengisyaratkan tekanan jual yang konsisten.
Tekanan jual ini terjadi bersamaan dengan pelemahan dan volatilitas yang meluas di pasar aset kripto, terutama dipicu oleh fluktuasi Bitcoin serta kecenderungan investor untuk menghindari risiko pada aset berisiko.
Grafik teknikal terbaru menunjukkan ETH mundur dari zona resistance $3.200, mengalami tekanan penurunan dan berkonsolidasi di kisaran $2.900. Setelah gagal menembus resistance jangka pendek di $3.020, harga turun di bawah moving average dan terus berkonsolidasi di bawah support utama, menegaskan momentum bearish yang kuat.
Pola ini umumnya menandakan:
Level kunci pada grafik adalah:
Jika ETH berhasil rebound dari level saat ini dan menembus kembali $3.050, peluang kenaikan jangka pendek dapat terbuka. Namun, jika $2.860 tidak mampu bertahan, risiko penurunan lebih lanjut akan meningkat.
Data on-chain menunjukkan kepemilikan ETH di bursa terus menurun, mencapai titik terendah dalam hampir satu dekade. Tren ini biasanya mengindikasikan pergerakan modal jangka panjang keluar dari bursa—belum tentu sinyal bullish dalam jangka pendek, namun dapat membantu mengurangi tekanan jual secara keseluruhan.
Perubahan struktur modal seperti ini dapat menandakan:
Indikator teknikal dan sentimen pasar masih menunjukkan sikap hati-hati. Poin-poin utama meliputi:
Beberapa analis menyoroti bahwa meski sentimen saat ini masih lemah, jika support bertahan dan volume perdagangan pulih, potensi rebound teknikal tetap terbuka.
Secara ringkas, penurunan Ethereum di bawah $3.000 serta sinyal teknikal yang ada menunjukkan bias bearish jangka pendek. Namun, investor harus memantau level support, volume perdagangan, dan perubahan struktur secara cermat. Penekanan pada manajemen risiko sangat penting—hindari mengambil posisi satu arah tanpa pertimbangan matang.





