Privasi Blockchain: Monero vs Zcash vs Canton Network

2026-01-14 10:03:48
Menengah
Blockchain
Artikel ini mengangkat konsep privasi, dari sekadar anonimitas individu menjadi perlindungan rahasia komersial yang selaras dengan kepatuhan, dan memprediksi bahwa rantai publik berfokus privasi pada era institusional akan berkembang mengikuti proses keuangan di dunia nyata.

Privasi menjadi salah satu narasi utama tahun 2026. Dengan dominasi institusi di dunia kripto, privasi kini menjadi fitur teknis yang sangat penting untuk menghubungkan blockchain dengan kebutuhan bisnis nyata.

Poin Penting

  • Keunggulan utama blockchain berupa transparansi dapat membahayakan rahasia dagang dan strategi investasi perusahaan, sehingga menimbulkan risiko material bagi korporasi.
  • Model privasi anonim sepenuhnya seperti Monero tidak mendukung KYC maupun AML, sehingga tidak cocok untuk institusi yang tunduk pada regulasi.
  • Lembaga keuangan membutuhkan privasi selektif yang mampu melindungi data transaksi sekaligus tetap memenuhi pengawasan regulator.
  • Lembaga keuangan perlu menentukan cara terhubung dengan pasar Web3 terbuka untuk mendukung ekspansi bisnis.

1. Mengapa Privasi Blockchain Diperlukan?

Salah satu karakteristik utama blockchain adalah transparansi. Siapa pun dapat menelusuri transaksi on-chain secara real-time, termasuk siapa pengirim, penerima, jumlah, dan waktu transaksi.

Namun, dari sudut pandang institusi, transparansi ini menimbulkan tantangan tersendiri. Bayangkan jika pasar bisa menyaksikan secara terbuka berapa banyak dana yang ditransfer Nvidia ke Samsung Electronics, atau kapan hedge fund melakukan investasi. Keterbukaan semacam ini akan mengubah persaingan secara mendasar.

Tingkat keterbukaan informasi yang dapat diterima individu berbeda dengan yang dapat diterima korporasi dan lembaga keuangan. Riwayat transaksi perusahaan dan waktu investasi institusi adalah data yang sangat sensitif.

Oleh karena itu, menuntut institusi beroperasi di blockchain yang seluruh aktivitasnya terbuka sepenuhnya adalah hal yang tidak realistis. Bagi mereka, sistem tanpa privasi hanyalah konsep abstrak yang sulit diterapkan dalam praktik bisnis nyata.

2. Bentuk Privasi Blockchain

Privasi blockchain umumnya terbagi menjadi dua jenis:

  • privasi anonim sepenuhnya
  • privasi selektif.

Perbedaannya terletak pada apakah informasi dapat diungkapkan ketika verifikasi oleh pihak lain diperlukan.

2.1. Privasi Anonim Sepenuhnya

Privasi anonim sepenuhnya berarti seluruh data transaksi disamarkan.

Identitas pengirim, penerima, dan jumlah transaksi semuanya tersembunyi. Model ini bertolak belakang dengan blockchain konvensional yang mengedepankan transparansi.

Tujuan utama sistem anonim sepenuhnya adalah melindungi dari pengawasan pihak ketiga. Sistem ini dirancang agar pengamat eksternal tidak dapat memperoleh informasi apa pun yang berarti.

Gambar di atas memperlihatkan riwayat transaksi Monero, contoh nyata privasi anonim sepenuhnya. Tidak seperti blockchain transparan, detail seperti jumlah transfer dan pihak lawan tidak terlihat.

Dua fitur berikut menunjukkan alasan model ini disebut anonim sepenuhnya:

  • Output Total: Buku besar hanya menampilkan “confidential” alih-alih angka pasti. Transaksi dicatat, tetapi isinya tidak dapat diakses.
  • Ring Size: Walaupun satu pengirim memulai transaksi, buku besar mencampurnya dengan transaksi lain, sehingga tampak seolah-olah ada banyak pengirim sekaligus.

Dengan mekanisme ini, data transaksi sepenuhnya tidak dapat diakses pengamat eksternal.

2.2. Privasi Selektif

Privasi selektif bekerja dengan asumsi berbeda. Transaksi bersifat publik secara default, namun pengguna dapat memilih transaksi tertentu untuk dibuat privat dengan alamat khusus yang mendukung privasi.

Zcash adalah contoh nyata. Saat melakukan transaksi, pengguna dapat memilih dua tipe alamat:

  • Transparent Address: Semua detail transaksi terbuka seperti pada Bitcoin.
  • Shielded Address: Detail transaksi dienkripsi dan disembunyikan.

Gambar di atas menunjukkan elemen apa saja yang dapat dienkripsi Zcash saat menggunakan shielded address. Transaksi ke shielded address tetap tercatat di blockchain, namun seluruh detailnya terenkripsi.

Walaupun transaksi tersebut terlihat ada, informasi berikut tetap tersembunyi:

  • Jenis alamat: Menggunakan Shielded (Z) bukan Transparent (T).
  • Catatan transaksi: Buku besar hanya mengonfirmasi transaksi terjadi.
  • Jumlah, pengirim, penerima: Semuanya terenkripsi dan tidak dapat dilihat dari luar.
  • Akses tampilan: Hanya pihak yang diberikan viewing key yang dapat melihat detail transaksi.

Inilah inti privasi selektif. Transaksi tetap on-chain, namun pengguna menentukan siapa yang dapat mengakses isinya. Jika dibutuhkan, pengguna dapat memberikan viewing key untuk membuktikan detail transaksi kepada pihak tertentu, sementara pihak lain tetap tidak dapat mengaksesnya.

3. Mengapa Lembaga Keuangan Memilih Privasi Selektif

Kebanyakan lembaga keuangan wajib memenuhi Know Your Customer (KYC) dan Anti-Money Laundering (AML) pada setiap transaksi. Mereka harus menyimpan data transaksi dan siap memenuhi permintaan regulator kapan saja.

Namun, pada sistem privasi anonim sepenuhnya, seluruh data transaksi tidak dapat diakses selamanya. Karena informasi tidak bisa dibuka dalam kondisi apa pun, institusi tidak dapat memenuhi kewajiban kepatuhan mereka.

Canton Network menjadi contoh nyata, telah diadopsi Depository Trust & Clearing Corporation (DTCC) dan digunakan lebih dari 400 perusahaan dan institusi.

Sebaliknya, Zcash, meski berbasis privasi selektif, hanya sedikit digunakan institusi di dunia nyata.

Apa penyebabnya?

Zcash memang menawarkan privasi selektif, namun pengguna tidak dapat memilih bagian informasi mana yang dibuka. Mereka hanya dapat memilih apakah seluruh transaksi akan diungkap atau disembunyikan.

Misal, dalam transaksi “A mengirim B $100”, Zcash tidak memungkinkan hanya jumlahnya yang disembunyikan. Transaksi tersebut harus sepenuhnya terbuka atau sepenuhnya tertutup.

Pada transaksi institusi, tiap pihak membutuhkan akses pada bagian data yang berbeda. Tidak semua peserta perlu melihat seluruh informasi dalam satu transaksi. Namun struktur Zcash memaksa pilihan antara terbuka penuh atau tertutup penuh, sehingga kurang cocok untuk alur kerja institusi.

Canton memungkinkan pengelolaan informasi transaksi secara terpisah. Jika regulator hanya meminta jumlah transaksi antara A dan B, Canton memungkinkan institusi hanya memberikan informasi itu saja. Fitur ini didukung oleh Daml, bahasa smart contract yang digunakan Canton Network.

Alasan lain adopsi Canton oleh institusi telah dibahas secara detail dalam riset Canton sebelumnya.

4. Blockchain Privasi di Era Institusi

Blockchain privasi berkembang mengikuti perubahan kebutuhan pasar.

Proyek awal seperti Monero fokus melindungi anonimitas individu. Namun, ketika institusi keuangan dan korporasi mulai masuk ke blockchain, makna privasi pun berubah.

Privasi kini bukan berarti transaksi tak terlihat oleh siapa pun, melainkan perlindungan transaksi yang tetap memenuhi regulasi.

Perubahan ini membuat model privasi selektif seperti Canton Network semakin diminati. Institusi membutuhkan infrastruktur yang sesuai dengan proses transaksi keuangan nyata, bukan sekadar teknologi privasi.

Seiring berkembangnya kebutuhan, semakin banyak proyek privasi yang fokus pada institusi bermunculan. Ke depan, keunggulan utama akan ditentukan oleh efektivitas teknologi privasi di lingkungan transaksi nyata.

Bisa saja muncul model privasi alternatif yang berlawanan dengan tren institusi saat ini. Namun dalam waktu dekat, blockchain privasi akan terus berkembang mengikuti kebutuhan transaksi institusional.

Disclaimer:

  1. Artikel ini diterbitkan ulang dari [Tiger Research Reports]. Seluruh hak cipta dimiliki oleh penulis asli [Tiger Research Reports]. Jika Anda keberatan dengan penerbitan ulang ini, silakan hubungi tim Gate Learn untuk penanganan lebih lanjut.
  2. Penafian: Seluruh pandangan dan opini dalam artikel ini sepenuhnya milik penulis dan tidak merupakan saran investasi apa pun.
  3. Penerjemahan artikel ke bahasa lain dilakukan oleh tim Gate Learn. Kecuali disebutkan, dilarang menyalin, mendistribusikan, atau menjiplak artikel terjemahan ini.

Bagikan

Kalender Kripto
Token Terbuka
Wormhole akan membuka 1.280.000.000 token W pada 3 April, yang merupakan sekitar 28,39% dari pasokan yang saat ini beredar.
W
-7.32%
2026-04-02
Token Dibuka
Jaringan Pyth akan membuka 2.130.000.000 token PYTH pada 19 Mei, yang merupakan sekitar 36,96% dari pasokan yang saat ini beredar.
PYTH
2.25%
2026-05-18
Token Terbuka
Pump.fun akan membuka 82.500.000.000 token PUMP pada 12 Juli, yang merupakan sekitar 23,31% dari total pasokan yang saat ini beredar.
PUMP
-3.37%
2026-07-11
Pembukaan Token
Succinct akan membuka 208.330.000 token PROVE pada 5 Agustus, yang merupakan sekitar 104,17% dari suplai yang sedang beredar saat ini.
PROVE
2026-08-04
sign up guide logosign up guide logo
sign up guide content imgsign up guide content img
Sign Up

Artikel Terkait

Apa itu Tronscan dan Bagaimana Anda Dapat Menggunakannya pada Tahun 2025?
Pemula

Apa itu Tronscan dan Bagaimana Anda Dapat Menggunakannya pada Tahun 2025?

Tronscan adalah penjelajah blockchain yang melampaui dasar-dasar, menawarkan manajemen dompet, pelacakan token, wawasan kontrak pintar, dan partisipasi tata kelola. Pada tahun 2025, ia telah berkembang dengan fitur keamanan yang ditingkatkan, analitika yang diperluas, integrasi lintas rantai, dan pengalaman seluler yang ditingkatkan. Platform ini sekarang mencakup otentikasi biometrik tingkat lanjut, pemantauan transaksi real-time, dan dasbor DeFi yang komprehensif. Pengembang mendapatkan manfaat dari analisis kontrak pintar yang didukung AI dan lingkungan pengujian yang diperbaiki, sementara pengguna menikmati tampilan portofolio multi-rantai yang terpadu dan navigasi berbasis gerakan pada perangkat seluler.
2023-11-22 18:27:42
Apa itu Hyperliquid (HYPE)?
Menengah

Apa itu Hyperliquid (HYPE)?

Hyperliquid adalah platform blockchain terdesentralisasi yang memungkinkan perdagangan efisien, kontrak abadi, dan alat yang ramah pengembang untuk inovasi.
2025-03-03 02:56:44
Apa Itu Narasi Kripto? Narasi Teratas untuk 2025 (DIPERBARUI)
Pemula

Apa Itu Narasi Kripto? Narasi Teratas untuk 2025 (DIPERBARUI)

Memecoins, token restaking yang cair, derivatif staking yang cair, modularitas blockchain, Layer 1s, Layer 2s (Optimistic rollups dan zero knowledge rollups), BRC-20, DePIN, bot perdagangan kripto Telegram, pasar prediksi, dan RWAs adalah beberapa narasi yang perlu diperhatikan pada tahun 2024.
2024-11-26 02:13:25
Apa itu USDC?
Pemula

Apa itu USDC?

Sebagai jembatan yang menghubungkan mata uang fiat dan mata uang kripto, semakin banyak stablecoin yang dibuat, dengan banyak di antaranya yang ambruk tak lama kemudian. Bagaimana dengan USDC, stablecoin terkemuka saat ini? Bagaimana itu akan berkembang di masa depan?
2022-11-21 10:36:25
Apa itu Stablecoin?
Pemula

Apa itu Stablecoin?

Stablecoin adalah mata uang kripto dengan harga stabil, yang sering dipatok ke alat pembayaran yang sah di dunia nyata. Ambil USDT, stablecoin yang paling umum digunakan saat ini, misalnya, USDT dipatok ke dolar AS, dengan 1 USDT = 1 USD.
2022-11-21 08:35:14
ONDO, Proyek yang Disukai oleh BlackRock
Pemula

ONDO, Proyek yang Disukai oleh BlackRock

Artikel ini mengupas tentang ONDO dan perkembangannya baru-baru ini.
2024-02-02 10:42:34