
(Sumber: BlackRock)
BlackRock, manajer aset terbesar di dunia, menegaskan niatnya untuk memperluas eksistensi di ranah investasi Bitcoin. Berdasarkan pengajuan regulasi terbarunya, perusahaan ini berencana menghadirkan ETF baru yang berfokus pada Bitcoin—iShares Bitcoin Premium Income ETF. Produk ini dirancang untuk memberikan eksposur terhadap Bitcoin sekaligus menciptakan aliran pendapatan tambahan bagi investor.
Berbeda dengan ETF yang hanya melacak harga spot, produk ini mengutamakan penciptaan pendapatan dan menargetkan investor yang menginginkan alokasi aset kripto serta arus kas yang stabil.
Berdasarkan dokumen pengajuan, alokasi aset ETF ini terdiri dari tiga komponen utama:
Investor tidak akan memiliki Bitcoin atau ETF Bitcoin spot secara langsung. Sebagai gantinya, eksposur didapatkan melalui instrumen pasar sekuritas, sehingga menurunkan hambatan operasional dan tetap memenuhi regulasi.
“Premium Income” terutama berasal dari strategi opsi yang diterapkan pada kepemilikan IBIT. BlackRock akan menjual opsi beli atas IBIT dan mengumpulkan premi opsi sebagai sumber utama pendapatan bulanan.
Dokumen resmi menegaskan bahwa struktur ini tidak sama dengan kepemilikan Bitcoin secara langsung. Sebaliknya, ini menawarkan alternatif bagi investor untuk memperoleh eksposur Bitcoin dalam sistem keuangan tradisional sekaligus menerima distribusi pendapatan.
Kemampuan BlackRock memperluas lini produk sangat bergantung pada kinerja pasar IBIT yang solid. Sejak diluncurkan pada 2024, IBIT telah menjadi ETF mata uang kripto terbesar berdasarkan aset, dengan kepemilikan hampir $70 miliar dalam bentuk Bitcoin. Sebagai perbandingan, ETF Bitcoin Fidelity—yang terbesar kedua—memiliki aset yang jauh lebih kecil. Posisi kepemimpinan ini memungkinkan BlackRock menghadirkan produk derivatif.
Pengajuan ini merupakan bagian dari tren yang lebih luas di mana institusi Wall Street mulai mengadopsi Bitcoin. Sebelumnya, Morgan Stanley mengumumkan rencana ETF Bitcoin spot miliknya, menegaskan bahwa permintaan institusional tetap tinggi meskipun harga pasar terkonsolidasi. Seperti dicatat para ahli industri, dengan produk unggulan yang telah mencapai likuiditas tinggi, institusi besar masih terus masuk—menunjukkan permintaan kuat terhadap instrumen investasi Bitcoin.
Sesuai pengajuan, Coinbase akan bertanggung jawab atas kustodi Bitcoin untuk ETF, sementara BNY Mellon bertindak sebagai kustodian untuk kas dan saham IBIT. Pengaturan ini memperkuat kolaborasi antara institusi keuangan arus utama dan penyedia infrastruktur kripto.
Untuk mempelajari lebih lanjut tentang Web3, daftar di sini: https://www.gate.com/
iShares Bitcoin Premium Income ETF bukan sekadar produk pelacak harga. Ini adalah wujud upaya BlackRock mengintegrasikan Bitcoin ke dalam instrumen keuangan yang menghasilkan pendapatan. Seiring lembaga keuangan tradisional memperluas alokasi aset kripto, produk yang menggabungkan eksposur dan arus kas akan membentuk fase berikutnya investasi institusional.





