
Grafik: https://www.gate.com/trade/BTC_USDT
Per 12 Januari 2026, Bitcoin (BTC) diperdagangkan di kisaran $90.000–$92.000. Jika dibandingkan dengan penurunan tajam sebelumnya, pasar kini menunjukkan tanda-tanda stabilisasi dan pemulihan moderat. Sentimen investor pun membaik dari fase ketakutan ekstrem sebelumnya.
Namun, volume dan momentum perdagangan saat ini menandakan pemulihan tersebut belum membentuk tren kenaikan menengah yang jelas. Walaupun sejumlah data menunjukkan kemiringan penurunan tidak setajam bear market sebelumnya, secara keseluruhan belum ada bukti kuat yang mengonfirmasi awal bull market baru.
Bull trap adalah pemulihan harga singkat dalam tren menurun, yang menarik modal baru namun segera berbalik arah dan melanjutkan penurunan sebelumnya. Karakteristik utamanya antara lain:
Baru-baru ini, BTC berkali-kali mencoba menembus resistance psikologis utama, namun selalu gagal mencatat breakout yang berkelanjutan. Harga justru kembali turun dari level atas dan trader bearish tetap mendominasi. Pola seperti ini, yang umum pada koreksi tajam tren, kerap dianggap sebagai false breakout atau rally bull trap.
Beberapa analis teknikal membandingkan struktur BTC saat ini dengan formasi Bear Flag yang terjadi pada bear market 2021–2022.
Pola ini biasanya terdiri dari:
Beberapa pengamat memperkirakan formasi serupa dapat kembali muncul pada siklus 2026. Secara historis, ketika BTC membentuk pola ini, harga sering menguji ulang support yang lebih rendah dan bahkan mencetak titik terendah baru. Karena itu, sebagian pelaku pasar menilai pemulihan saat ini sangat kental dengan ciri bull trap.
Walaupun sinyal teknikal mengindikasikan kehati-hatian, tidak semua analisis mendukung skenario bull trap. Argumen utama yang menentangnya antara lain:
Analis bullish menilai, jika BTC mampu menembus tegas kisaran perdagangan saat ini, secara teknikal harga berpotensi menguji kembali zona harga enam digit.
Dibandingkan tahun 2022, pasar saat ini juga didukung oleh partisipasi institusi yang jauh lebih besar, pasar derivatif yang semakin dalam, dan struktur likuiditas yang berbeda. Pola historis belum tentu terulang persis sama.





