(Sumber: anza_xyz)
Anza merupakan tim pengembangan perangkat lunak yang terdiri dari para insinyur inti dalam ekosistem Solana. Tim ini bertanggung jawab utama dalam memelihara dan mengoptimalkan infrastruktur jaringan Solana, serta mendorong penelitian dan implementasi teknologi baru.
Tim secara konsisten berupaya meningkatkan performa, stabilitas, dan skalabilitas jaringan. Protokol Constellation menjadi sorotan sebagai pembaruan besar yang dijadwalkan rilis pada 2026. Tujuan utamanya adalah meningkatkan throughput blockchain dan menciptakan mekanisme pengurutan transaksi yang lebih transparan di tingkat protokol.
(Sumber: anza_xyz)
Constellation memperkenalkan pendekatan baru dalam proposal transaksi: beberapa node dapat mengusulkan blok secara bersamaan, bukan hanya mengandalkan satu node untuk mengurutkan dan mengemas transaksi.
Sebelumnya, dalam model single-leader, satu node bertanggung jawab atas pengurutan transaksi dan pembuatan blok selama waktu tertentu. Constellation menggantikan sistem ini dengan model di mana beberapa proposer beroperasi secara paralel, sehingga jaringan dapat memproses lebih banyak proposal transaksi sekaligus.
Fitur utama dari mekanisme ini meliputi:
Pilihan desain ini membuat aturan pengurutan transaksi menjadi lebih transparan dan dapat diprediksi.
Dengan arsitektur Constellation, Solana mampu menghasilkan blok dalam siklus waktu hanya 50 milidetik. Hal ini memungkinkan jaringan menyelesaikan proposal dan pengurutan transaksi hampir seketika, menciptakan tingkat tick ekonomi yang jauh lebih cepat.
Pada tingkat protokol, kecepatan ini menempatkan Solana sebagai salah satu blockchain dengan tingkat tick ekonomi tercepat. Untuk use case yang memerlukan perdagangan frekuensi tinggi atau penyelesaian real-time—seperti DeFi atau marketplace on-chain—keunggulan kecepatan ini sangat berarti.
Walaupun mekanisme proposal transaksi berubah, Constellation tidak secara signifikan mengubah model ekonomi validator Solana.
Dalam sistem baru ini:
Perbedaannya, validator tidak lagi memiliki kontrol eksklusif atas pengurutan transaksi; kini, aturan protokol secara kolektif menentukan urutan akhirnya.
Fitur utama lainnya dari Constellation adalah penerapan keberimbangan transaksi langsung dalam aturan protokol.
Aturan-aturan ini:
Dengan kata lain, keberimbangan ditegakkan oleh protokol blockchain itu sendiri, bukan oleh mekanisme eksternal atau perantara yang dipercaya.
Anza telah mengumumkan bahwa proposal SIMD terkait Constellation akan dirilis di masa mendatang, guna memperjelas detail teknis mekanismenya. Tim juga telah meluncurkan situs web resmi dan white paper komprehensif, sehingga pengembang dan Grup dapat memahami prinsip desain dan operasionalnya secara mendalam.
Seiring peluncuran peningkatan teknis ini, arsitektur dasar Solana akan terus berkembang untuk mendukung aktivitas ekonomi on-chain dengan frekuensi yang semakin tinggi.
Penerapan protokol Constellation menjadi tonggak penting dalam upaya Solana meningkatkan performa dan keberimbangan blockchain. Dengan mekanisme multi-concurrent proposer, Constellation menghilangkan keterbatasan model single-leader dan memangkas interval blok menjadi hanya 50 milidetik, sehingga efisiensi pemrosesan transaksi meningkat signifikan. Di saat yang sama, aturan pengurutan transaksi di tingkat protokol meningkatkan transparansi jaringan dan ketahanan terhadap sensor, serta membangun fondasi bagi aktivitas ekonomi on-chain berfrekuensi tinggi di masa depan.





