
Grafik: https://www.gate.com/trade/ETH_USDT
Per 28 Januari 2026, Ethereum (ETH) telah kembali menembus level $3.000. Pergerakan harga terbaru menunjukkan bahwa ETH berkali-kali menguji dukungan di area $2.900 dan kini berupaya menembus zona resistensi yang lebih tinggi.
Struktur harga saat ini menyoroti tingginya sensitivitas pasar terhadap faktor makroekonomi—seperti suku bunga, likuiditas, dan selera risiko—serta memperlihatkan perbedaan pandangan yang tegas di antara investor mengenai prospek menengah dan jangka panjang ETH. Akibatnya, harga masih bergerak dalam rentang konsolidasi.
Ekspektasi pasar terhadap harga ETH di 2026 sangat beragam, dengan perbedaan target yang signifikan antara institusi dan model yang berbeda. Proyeksi ini dapat dikelompokkan dalam tiga kategori utama:
Beberapa model kuantitatif dan analisis siklus memperkirakan, jika kondisi makro tetap netral dan pasar kripto pulih secara moderat, ETH kemungkinan akan diperdagangkan di kisaran $2.800–$4.800 pada 2026. Skenario ini menandakan pemulihan bertahap, bukan reli bullish yang agresif.
Institusi seperti Standard Chartered Bank mencatat bahwa dengan meningkatnya adopsi stablecoin dan tokenisasi aset dunia nyata (RWA), peran Ethereum sebagai lapisan inti penyelesaian dan eksekusi akan sangat diuntungkan. Dalam konteks ini, target menengah ETH naik ke $7.000–$8.000, dengan beberapa model memperkirakan potensi kisaran $7.500–$12.000.
Beberapa model analisis skenario memberikan rentang hasil yang jauh lebih lebar:
Pada kondisi sentimen risk-off atau pengetatan likuiditas, ETH bisa kembali menguji level di bawah $2.700. Sebaliknya, jika terjadi pasar bullish yang kuat dengan arus modal terkonsentrasi, harga berpotensi menembus $9.000.
Meski perbedaan target sangat lebar, mayoritas institusi sepakat bahwa jika fundamental Ethereum terus menguat, potensi kenaikan signifikan tetap terbuka pada 2026.
Sekara teknikal, dukungan utama ETH dalam jangka pendek ada di kisaran $2.800–$2.900. Jika area ini bertahan, harga kemungkinan akan menguji resistensi yang lebih tinggi seiring meningkatnya selera risiko.
Sentimen pasar terbagi jelas:
Perbedaan sentimen ini dapat membuat volatilitas ETH tetap tinggi dalam jangka menengah.
Faktor utama yang memengaruhi harga ETH di 2026 meliputi:
Kombinasi faktor-faktor tersebut menjadi fondasi pertumbuhan valuasi Ethereum untuk jangka menengah hingga panjang.
Walaupun sebagian besar prediksi cenderung netral hingga optimis, risiko tetap ada. Beberapa analis menilai ETH mungkin tidak mencetak rekor tertinggi baru pada 2026, melainkan mengalami pertumbuhan struktural, bukan reli eksplosif seperti siklus sebelumnya.
Risiko utama antara lain:
Dalam konteks ini, penurunan harga dan koreksi berkala perlu tetap diwaspadai.
Secara ringkas, proyeksi harga ETH untuk 2026 menunjukkan struktur multi-lapisan yang jelas:
Bagi investor, prioritas utama adalah analisis berkelanjutan terhadap fundamental, struktur teknikal, dan dinamika makroekonomi, bukan sekadar satu target harga.





